22 June 2022, 11:35 WIB

Sandiaga: Hingga Juni, Subsektor Perfilman Serap 18.720 Pekerja


Insi Nantika Jelita |

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendukung pergelaran Family Sunday Movie (FSM). Sebab,sejak Februari hingga Juni 2022, ajang yang diikuti sineas muda Tanah Air ini mampu menyerap 18.720 tenaga kerja di subsektor perfilman.

Pada Februari 2022, ajang FSM diikuti sebanyak 21 komunitas. Sedangkan pada Maret diikuti 153 komunitas. Selanjutnya pada April diikuti 109 komunitas, lalu di Mei 63 komunitas, dan bulan ini ada 80 komunitas.

Baca juga: BUMN Amarta Karya Dapat Proyek Pembangunan Gelanggang Inovasi UGM

Total ada 624 komunitas yang berpartisipasi dalam ajang FSM ini. Masing-masing dari mereka, jika dirata-ratakan melibatkan 30 orang tenaga kerja. 

"Artinya, sejak Februari hingga Juni 2022 tenaga kerja yang terserap dalam kegiatan produksi film pendek ini sebanyak 18.720 orang," kata Sandiaga dalam keterangan resmi, Rabu (22/6).

Kemenparekraf menjelaskan pada Juni 2022 ini, tahapan seleksi dan kurasi FSM usai dilakukan. Official Selection peringkat pertama untuk periode Juni berhasil diraih film berjudul 'Cerita di Waktu yang Salah' karya Sutradara Gombang Ari Patuanan produksi Vanasea Films, Bandung.

Sandiaga mengaku bangga dengan para sineas muda yang terus berkarya dengan kreativitas yang dimilikinya. Menurutnya, kreasi film yang mereka ciptakan mampu mendongkrak perputaran roda ekonomi nasional. 

"Penyerapan tenaga kerja yang cukup besar ini memang upaya yang terus kita ciptakan agar perekonomian masyarakat kembali berputar," tutur Sandiaga.

Besarnya minat para sineas muda menunjukkan jika anak-anak muda memiliki antusiasme dan semangat yang tinggi untuk berkontribusi terhadap pemulihan perekonomian nasional. 

"Sejak dibuka Februari lalu, hingga kini sudah ratusan peserta dari berbagai daerah yang berpartisipasi dalam FSM," ucap Menparekraf.

Tak sekadar apresiasi, Sandiaga menyebut Kemenparekraf telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendorong sineas muda agar mendapatkan ruang berkreasi. Bagi sineas yang filmnya terpilih, mereka akan mendapatkan sertifikat dan penayangan poster film di sejumlah area gedung Kemenparekraf sebagai bagian dari ekshibisi.

"Film terpilih akan ditayangkan secara premier di YouTube Kemenparekraf selama satu bulan dan berhak menjadi nominasi pada Annual Awards FSM yang diselenggarakan pada November mendatang bersama," kata Sandiaga.

Sandiaga mengajak para sineas muda lain untuk ikut berpartisipasi dalam FSM sehingga dapat mengembangkan segala potensi yang mereka miliki. 

Dengan kreasi yang baik, Sandiaga optimistis para sineas muda ini akan memiliki daya jangkau dan kemampuan yang lebih berkualitas dalam industri perfilman Tanah Air. (OL-6)

BERITA TERKAIT