21 June 2022, 15:23 WIB

Hingga Mei, Kinerja Sektor Industri Tumbuh 25%


Insi Nantika Jelita |

MENTERI Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa kinerja ekspor industri pengolahan sepanjang Januari-Mei 2022 mencapai US$83,73 miliar, atau tumbuh 25% dibanding periode sama tahun lalu sebesar US$66,99 miliar.

Menurut Agus, kinerja sektor industri di Indonesia semakin agresif. Khususnya, dalam memperluas pasar ekspor, seperti ke negara Eropa, termasuk Belanda dan Jerman.

"Negara-negara tersebut sedang terdampak pasokan barang akibat perang Rusia-Ukraina. Kami juga aktif memacu produk industri kecil dan menengah (IKM) bisa go international," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (21/6).

Baca juga: Presiden Sebut Subsidi Energi untuk Rakyat Bisa untuk Bangun Ibu Kota

Capaian ekspor dari sektor industri manufaktur berkontribusi terhadap neraca perdagangan Indonesia, yang terus melanjutkan tren surplus pada Mei 2022 dengan nilai US$2,89 miliar. 

"Tren surplus ini dialami sejak Mei 2020 atau selama 25 bulan berturut-turut," sambungnya.

Pihaknya menyoroti kemampuan sektor industri yang berhasil menembus pasar ekspor. Hal itu menunjukkan bahwa produk karya anak bangsa diakui dan diminati komunitas global, lantaran sesuai standar dan kualitas yang berlaku.

Contohnya, Indonesia mengekspor mobil ke pasar Australia, yang membuktikan bahwa produk kendaraan Indonesia memiliki daya saing. Mobil tersebut juga sudah berstandar Euro 4, yang menjadi klasifikasi atau persyaratan dari Australia.

"Ini suatu hal yang sangat membanggakan. Artinya, Indonesia sudah bisa memproduksi mobil dengan standar emisi yang ditetapkan oleh negara seperti Australia dan Eropa," papar Agus.

Baca juga: Industri Penerbangan Indonesia Segera Bangkit Sejalan dengan Percepatan Vaksinasi

Pemerintah semakin mendorong kerja sama bilateral maupun multilateral, yang dapat memperluas akses pasar produk industri nasional yang kompetitif di kancah global.

Merujuk data BPS pada Mei 2022, kinerja ekspor industri pengolahan sebesar US$14,14 miliar, atau naik 7,78% dibanding bulan sama tahun lalu, yakni US$13,12 miliar. 

Lalu, sektor industri memberikan kontribusi paling besar hingga 65,73% terhadap capaian total nilai ekspor pada Mei 2022, yang mencapai US$21,51 miliar.(OL-11)

BERITA TERKAIT