21 June 2022, 12:34 WIB

Ke Jepang, Menhub Incar Realisasi Investasi MRT hingga Patimban


Insi Nantika Jelita |

MENTERI Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Selasa (21/6), tiba di Jepang untuk melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat pemerintah Jepang dan pihak swasta untuk mendorong percepatan investasi.

Tiga proyek pembangunan infrastruktur yang menjadi incaran pemerintah Indonesia, yakni proyek MRT North-South (Kampung Bandan-Lebak Bulus) dan East-West (Cikarang-Balaraja), Pelabuhan Patimban Fase 1-2 (Paket 5 dan 6), dan pembangunan Proving Ground di Bekasi.

“Kedua negara sepakat untuk terus meningkatkan kerjasama di berbagai sektor, termasuk transportasi,” ujar Menhub dalam keterangan resmi, Selasa (21/6).

Di Jepang, Menhub akan menemui Penasehat Khusus Perdana Menteri Mr. Mori Masafumi, Menteri Transportasi Jepang Saito Tetsuo, dan Gubernur Japan Bank for International Cooperation (JBIC) Maeda.

Baca juga: Perusahaan Malaysia Lirik Investasi di Ibu Kota Baru

"Kami juga akan menyampaikan kepada pemerintah Jepang untuk mendorong korporasi swasta mereka ikut sejumlah proyek infrastruktur transportasi di Indonesia," kata Budi.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur transportasi harus terus digenjot dalam rangka memperlancar konektivitas antar wilayah, menciptakan titik ekonomi baru dan juga peradaban baru.

“Di tengah keterbatasan fiskal, kami harus intensif mencari pendanaan di luar APBN yang melibatkan pihak swasta nasional maupun asing agar pembangunan dapat terus berlanjut,” tutur Menhub.

Investasi yang dikerjasamakan dengan pihak asing seperti Jepang diharapkan Menhub tidak hanya mempercepat proses pembangunan secara fisik, tetapi juga dapat memberikan efek berganda seperti meningkatkan kualitas SDM nasional melalui transfer teknologi dan menciptakan lapangan pekerjaan yang luas.

Budi mengatakan, Indonesia-Jepang memiliki hubungan yang baik. Hubungan diplomatik kedua negara sudah berlangsung selama 60 tahun lebih.

Pada Rabu (22/6), Menhub dijadwalkan melanjutkan pertemuan dengan Presiden Japan International Cooperation Agency (JICA) Yamanaka Shinichi, mantan PM Jepang Fukuda, dan President & CEO Toyota Tsusho Corporation Kashitani. (Ins/OL-09)

BERITA TERKAIT