16 June 2022, 18:28 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Melemah


Insi Nantika Jelita |

PADA perdagangan Kamis (16/6) ini, nilai tukar rupiah kembali melemah 22 poin di level Rp14.767 per dolar AS, dari penutupan sebelumnya Rp14.745 per dolar AS. 

Sementara itu, dolar AS menguat terhadap mata uang lainnya pada perdagangan hari ini. Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengaitkan kondisi tersebut pada faktor eksternal.

Baca juga: The Fed Resmi Naikkan Suku Bunga 75 Basis Poin atau 0,75%

Dalam hal ini, keputusan Bank Sentral AS atau The Federal Reserve yang secara resmi menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin (bps) atau 0,75%.

"Investor mencerna kenaikan suku bunga 75 bps yang diumumkan The Fed, bertujuan menjinakkan inflasi. Setelah indeks harga konsumen naik 8,6% yoy di Mei, terbesar sejak 1994," ujarnya dalam keterangan resmi.

Sedangkan untuk perdagangan pada Jumat (17/6) besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif. Namun, ditutup melemah di rentang Rp14.750-14.810 per dolar AS.

Baca juga: Menkeu: Tetap Waspada Meski Utang di Posisi Aman

Mengacu keterangan Ketua Fed Jerome Powell, lanjut Ibrahim, Bank Sentral akan memberikan kenaikan besar lainnya pada Juli. Akan tetapi, kenaikan 75 bps pada hari ini adalah yang luar biasa besar.

The Fed juga akan menyusutkan neraca sebesar US$47,5 miliar per bulan, yang akan dimulai dari 1 Juni. Lalu, meningkat menjadi US$95 miliar pada September.(OL-11)

BERITA TERKAIT