16 June 2022, 13:20 WIB

Di usia Dua Tahun PT SMOR Catatkan Kinerja Positif


Haryanto |

ANAK  perusahaan PT Semen Gresik (PTSG) yaitu PT Sinergi Mitra Operasi Rembang (SMOR) mencatatkan kinerja positif dengan peningkatan Kapitalisasi pendapatanyang diterima dari tahun 2020 ke 2021 melesat naik 500 persen.

Capaian ini disampaikan Direktur Utama PT SMOR, Syaichul Amin, dalam HUT Ke-2 yang dirayakan secara meriah bersama pemangku kepentingan kunci di kompleks The Wabi (WarungBinaan), Pabrik Rembang PT Semen Gresik.

SMOR merupakan perusahaan  patungan antara PTSG dan enam PT BUMDes yang menjadi model joint venture BUMN dan BUMDes pertama di Indonesia. Didirikan oleh PT Semen Indonesia  (Persero) Tbk (SIG) sebagai komitmen meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar pabrik Rembang.

Direktur Utama PT SMOR, Syaicul Amin, mengatakan perjalanan SMOR di tahun kedua  menjadi momentum untuk lebih mengoptimalkan potensi BUMDes sebagai sociopreneur atau pelaku wirausaha sosial  yang mengintegrasikan bisnis dan peningkatan taraf ekonomi masyarakat.

Pemberdayaan masyarakat, kata dia, menjadi fokus operasional perusahaan ini dengan memberikan sebesar-besarnya manfaat bagi masyarakat di wilayah operasional pabrik Rembang. Salah satu bentuk komitmen itu adalah dari 500 karyawan SMOR, 80 persen diantaranya warga sekitar perusahaan dan Kabupaten Rembang.

"Kami berkomitmen memberi nilai sosial dan ekonomi agar mansyarakat merasakan manfaat dengan kehadiran BUMN. Kami juga berharap perusahaan patungan ini bisa memainkan peran strategis mengangkat kesejahteraan masyarakat di area operasional," kata Syaicul dalam siaran persnya, Kamis (16/6).

Diakui Syaicul,  SMOR  yang mayoritas bergerak di bidang jasa ketenakerjaan dan jasa lainnya, mengalami banyak tantangan, diantaranya ketatnya persaingan dan pandemi Covid-19.

Kendati demikian, berkat operasional unggul yang dijalankan mencapai progres yang menggembirakan dalam pencapaian nilai kontrak, dividen, dan pelayanan.  Terkait tantangan SMOR ke depan, sambung Syaicul,  selain meningkatkan  kualitas pelayanan dan kompetensi SDM, pihaknya menguatkan posisinya menjalankan Creating Shared Value (CSV) dengan membuat usaha baru di BUMDes.

"Manajemen Semen Gresik juga mendorong kami  meningkatkan kinerjakeuangandengan melebarkan sayap untuk bisa mengelola dan mendapatkan proyek di lingkup eksternal perusahaan guna mengangkat eksistensi SMOR," jelasnya.

Pada RUPS tahun 2021 yang diselenggarakan akhir Juni ini, pihaknya akan membagikan dividen yang signifikan kepada enam PT BUMDes sebagai pemilik sebagian saham. Keenam BUMDes berada di Desa Tegaldowo, Kadiwono, Kajar, Pasucen, Timbrangan di Kabupaten Rembang, dan Desa Ngampel di Kabupaten Blora.

Diungkapkan Syaicul, pembagian keuntungan mengacu komposisi kepemilikan saham dalam perusahaan patungan, yaitu 52 persen dimiliki oleh Semen Gresik dan 48 persen saham dimiliki oleh PT BUMDes secara bersama-sama.

"Meskipun demikian, keuntungan yang diterima Semen Gresik akan dikembalikan 100% ke masyarakat dalam bentuk program usaha. Dengan demikian, diharapkan akan meningkatkan rasa memiliki masyarakat terhadap perusahaan," harapnya.(OL-13)

Baca Juga: Ekonomi Triwulan II Diprediksi Tumbuh 5,2%

 

BERITA TERKAIT