07 June 2022, 20:21 WIB

PT MHU Terima Penghargaan Top 10 Pemasok Batu Bara untuk PLN


mediaindonesia.com |

PT Multi Harapan Utama (MHU), salah satu anak usaha MMS Group Indonesia (MMSGI), kembali menorehkan prestasi melalui penghargaan yang diberikan oleh PT Perusahaa Listrik Negara (PLN) sebagai salah satu Top 10 Supplier batu bara untuk kelistrikan umum triwulan 1 tahun 2022.

Pemberian penghargaan ini langsung diserahkan oleh Direktur Energi Primer PLN, Hartanto Wibowo kepada Division Head Marketing, Trading and Logistics MMSGI, Edmund Tan pada Kamis (2/6) di Executive Lounge Gedung Commodity Square, Jakarta Selatan.

Penghargaan ini diberikan oleh PLN kepada beberapa perusahaan yang memiliki komitmen tinggi atas pasokan batu bara untuk PLN dan pemenuhan Domestic Market Obligation (DMO).

Tahun ini, tidak hanya MHU, namun terdapat beberapa nama besar seperti Adaro dan Kideco yang menerima penghargaan serupa.

Baca juga: Ketahui Pengaruh DMO Batu Bara Terhadap Tarif Listrik

Penghargaan ini merupakan bukti konsistensi komitmen MHU dalam kewajiban memenuhi kebutuhan batu bara domestik (DMO) dalam rangka ketahanan energi dan listrik nasional.

Sejak tahun 2020, MHU telah memasok lebih dari 7 ton batu bara kepada PLN.

Pemberian gelar Top 10 Supplier tidak hanya didasarkan pada komitmen volume pasokan saja. 

Faktor lainya yang dipertimbangkan yaitu karenaMHU senantiasa menjalankan Tata Kelola Perusahaan yang Baik/Good Corporate Governance (GCG) serta menerapkan prinsip Praktek Pertambangan yang Baik/ Good Mining Practice dalam setiap kegiatan operasinya.

“Kami sangat berterima kasih kepada PLN atas apresiasi terhadapkinerja dan komitmen kami dalam tata kelola perusahaan dan memastikan terjaganya kelistrikan nasional yang punya peran krusial terhadap pembangunan Indonesia” ujar Edmund Tan dalam keterangan pers, Selasa (7/6). 

Di tahun 2021 sendiri, MHU sudah melebihi kewajiban DMO (25% produksi) dengan komitmen pasokan untuk keperluan domestik hingga 38%.

Sedangkan, di Triwulan 1 tahun 2022, komitmen DMO MHU sudah mencapai 35% dari total produksi batu bara.

MHU percaya bahwa terpenuhinya kebutuhan listrik masyarakat Indonesia tidak hanya sebagai penguatan ketahanan energi nasional, tetapi juga merupakan salah satu dasar dalam menyiapkan masyarakat Indonesia yang sejahtera, mandiri, dan mampu membangun bangsa. (RO/OL-09)

 

 

 

 

 

BERITA TERKAIT