31 May 2022, 12:43 WIB

MGN Energy Summit 2022 Dorong Peralihan ke Energi Baru dan Terbarukan


Theofilus Ifan Sucipto |

MEDIA Group Network (MGN) menggelar Energy Summit 2022. Forum yang dihadiri pemangku kepentingan dan pembuat kebijakan itu membahas masalah energi global yang semakin kritis.

“Ini wake up call kondisi darurat seluruh negara untuk mengurangi ketergantungan energi fosil dan beralih ke energi baru dan terbarukan (EBT)," kata CEO MGN Muhammad Mirdal Akib di Grand Studio Metro TV, Jakarta Barat, Selasa (31/5).

Mirdal mengutip data Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Lingkungan Hidup (UNEP) pada Juni 2021. Data itu menyebut manusia memakai sumber daya alam hingga 1,6 kali dari yang bisa disediakan alam secara berkelanjutan.

"MGN Energy Summit 2022 bakal secara spesifik berbagai upaya pengoptimalan EBT dan realisasi pengurangan emisi gas rumah kaca," papar dia.Menurut Mirdal, transisi ke EBT sangat krusial demi keberlangsungan bumi. Apalagi, emisi gas rumah kaca termasuk sektor energi mencapai 638.452 gigagram (Gg) karbon dioksida ekuivalen (CO2e).

Baca juga: CEO MGN: Siapkan SDM tidak Boleh Terlena dengan SDA Melimpah

Mirdal menyebut upaya itu sudah tertuang melalui komitmen global Paris Agreement 2012. Teranyar, pembahasan dilakukan dalam Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-26 (COP26) di Glasgow, Inggris pada 2021.

“Tapi seperti yang kita tahu, implementasinya masih jauh dari target,” ujar dia.Mirdal menegaskan MGN bakal terus menyuarakan isu tersebut secara berkelanjutan. 

Dengan demikian, efeknya bakal terasa secara berkelanjutan hingga generasi mendatang.

“Wake up call tidak terasa hari ini tapi kalau terus-menerus dibiarkan, akan membawa dampak serius bagi anak, cucu, dan keturunan-keturunan kita,” tutur dia.

Mirdal berharap MGN Energy Summit 2022 menghasilkan solusi konkret. Baik itu untuk Indonesia maupun dunia.

"Semoga hasil diskusi ini membawa kontribusi positif," ucap dia.(A-2)              

BERITA TERKAIT