26 May 2022, 22:25 WIB

Realisasikan Investasi RI-Inggris, Bahlil bakal Bentuk Tim Khusus


Insi Nantika Jelita |

MENTERI Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia akan membentuk tim khusus untuk merealisasikan investasi dengan Inggris.

Hal itu dikatakannya saat bertemu dengan Menteri Investasi Inggris Lord Grimstone di sela kunjungan kerjanya ke Davos, Swiss, pada Rabu (25/5).

“Saya pikir kita perlu membuat tim khusus untuk merealisasikan kerja sama ini yang akan kita teken saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali 2022 berlangsung November mendatang," ungkapnya dalam siaran pers, Jumat (26/5).

Pada pertemuan tersebut, Menteri Invetasi didampingi oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid dan Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia Anindya N. Bakrie.

Pertemuan bilateral dengan Menteri Investasi Inggris tersebut, merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya saat kunjungan kerja Menteri Investasi/Kepala BKPM ke London, Inggris, pada Maret lalu. 

Baca juga : Schneider Electric dan Ericsson Tertarik Kembangkan 5G di RI

Adapun, ruang lingkup kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Inggris ini nantinya akan mencakup ruang lingkup tiga sektor prioritas, yaitu industri hilirisasi tambang nikel dan mineral yang menghasilkan nilai tambah, lalu terkait energi baru terbarukan (EBT), dan industri kesehatan.

Menurut Bahlil, kerja sama dua negara ini nantinya akan berdampak postif pada peningkatan investasi dua arah antara Indonesia dan Inggris, dan mendorong nilai tambah yang saling menguntungkan.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Investasi Inggris Lord Grimstone menyetujui rencana penandatanganan kerja sama yang akan dilakukan saat KTT G20 2022 di Bali, Indonesia mendatang. Ia berharap kerja sama ini nantinya dapat terealisasi dengan baik.

“Saya senang bisa bertemu dengan Pak Menteri hari ini. Kerja sama pemerintah Indonesia dan Inggris ini perlu benar-benar kita kawal dan laksanakan dengan baik,” ujarnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT