25 May 2022, 12:37 WIB

Pelonggaran Pariwisata Dorong Peningkatan Pemesanan Tiket Perjalanan


mediaindonesia.com |

LIBUR lebaran telah usai. Bagi banyak masyarakat, Idul Fitri 2022 terasa sangat istimewa.

Tahun ini kita bisa kembali pulang ke kampung halaman untuk merayakan lebaran bersama keluarga tercinta, melanjutkan tradisi mudik yang telah tertunda sejak dua tahun lalu karena pandemi covid-19.

Seiring dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah untuk kembali memperbolehkan mudik dengan syarat-syarat tertentu, perantau yang tinggal di kota-kota besar berbondong-bondong merencanakan perjalanan agar dapat melepas rindu kepada keluarga besar di kampung halaman.

Antusiasme ini terefleksi di aplikasi lifestyle superapp Traveloka. Sepanjang April hingga pertengahan Mei 2022,

Traveloka mencatatkan kenaikan traffic dan juga pemesanan transportasi selama libur lebaran, seperti pemesanan tiket kereta api yang melonjak 56%, bus dan shuttle 51%, dan pesawat 39% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: Incar 3,6 Juta Wisman, Sandiaga Minta Penambahan Jumlah Penerbangan

Tren kenaikan pemesanan juga terjadi pada layanan akomodasi yang mengalami peningkatan hingga 32% dibandingkan dengan kuartal 1 tahun ini dengan destinasi favorit untuk menginap meliputi Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali.

Selain layanan akomodasi dan transportasi, layanan Traveloka lain seperti Traveloka Xperience juga mencatatkan pertumbuhan transaksi tertinggi di tahun ini, naik hingga tiga kali lipat terutama untuk produk-produk atraksi wisata serta spa dan kecantikan.

Traveloka Eats juga mengalami peningkatan penjualan di bulan Ramadan hingga 62% saat jam buka puasa.

Hal ini berimbas positif terhadap bisnis ribuan mitra Traveloka dan menambah optimisme mereka untuk turut mendukung pemulihan ekosistem pariwisata nasional.

“Tingginya kenaikan traffic di berbagai layanan Traveloka selama libur lebaran merefleksikan tingginya minat dan kepercayaan masyarakat untuk kembali melakukan perjalanan wisata secara aman dan nyaman," kata Albert, Co-Founder & Chief External Relations Officer, Traveloka dalam keterangan, Rabu (25/5)

"Kami optimistis sektor pariwisata nasional akan semakin cepat pulih didukung keberhasilan upaya-upaya penanggulangan pandemi covid-19 yang dilakukan pemerintah dan ketaatan masyarakat dalam menjalani protokol kesehatan,” ucap Albert.

Pemerintah memprediksi sekitar 85,5 juta orang melakukan aktivitas mudik di tahun ini.

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memperkirakan potensi perputaran uang di daerah saat libur lebaran mencapai Rp 72 triliun.

Momen tersebut juga memberikan dampak positif terhadap destinasi wisata di daerah yang dilewati pemudik.

Menyusul kebijakan pelonggaran perjalanan yang ditetapkan pemerintah, mulai 18 Mei 2022 masyarakat yang bepergian dengan pesawat terbang ke tujuan domestik dan internasional tidak perlu menyertakan tes antigen atau PCR.

Hal ini diharapkan dapat menjadi titik balik kebangkitan sektor perjalanan.

Pada periode April-Mei 2022, Traveloka mencatat kenaikan pencarian untuk perjalanan domestik sebesar 51,59% dan luar negeri sebesar 82,80% dibandingkan periode Februari-Maret 2022.

“Dengan situasi pandemi yang semakin terkendali, kami menyambut baik antusiasme masyarakat yang mulai meningkat untuk berwisata kembali, dan bersiap untuk #LihatDuniaLagi," tutup Albert. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT