24 May 2022, 18:08 WIB

RUPS PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk Setujui Pembagian Dividen Sebesar Rp35 Miliar


mediaindonesia.com |

PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) pada Senin (23/5/2022) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Manajemen Perseroan mengusulkan sedikitnya enam agenda dalam RUPST tersebut.

Enam agenda tersebut adalah Pengesahan laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2021, Pembagian laba bersih Perseroan, Penetapan honorarium dan tunjangan anggota Dewan Komisaris Perseroan serta besarnya gaji dan tunjangan anggota Direksi untuk tahun buku 2022, Penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) Teramihardja, Pradhono & Chandra untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasi dari Perseroan dan Entitas Anak tahun 2021,  Rincian penggunaan dana IPO dan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.

RUPST telah mengesahkan dan menyetujui usulan 6 agenda tersebut, di antaranya pembagian laba bersih Perseroan sebagai dividen untuk pemegang saham. RUPST PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) tersebut telah menyetujui pembagian laba bersih Perseroan untuk tahun buku 2021 sebesar Rp35.000.000.000,- (tiga puluh lima miliar rupiah) sebagai dividen yang merupakan 39,42% dari total laba bersih Perseroan tahun 2021 yang sebesar Rp88.793.766.910,-.
Besarnya dividen  tersebut telah sesuai dengan ketentuan pasal 20 ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan. Perseroan juga mengalokasikan sebesar Rp8.000.000.000,- sebagai dana cadangan dan sisanya dimasukkan sebagai laba ditahan Perseroan.

RUPST juga telah mengesahkan penggunaan dana IPO yang telah dialokasikan sesuai dengan prospektus. Pada IPO tahun lalu, Perseroan berhasil menghimpun total dana (setelah dikurangi biaya-biaya) adalah sebesar Rp487.753 juta. Jumlah itu telah digunakan sebesar Rp312.049 juta, dengan rincian untuk belanja modal Rp10.706 juta, pelunasan pinjaman sebesar Rp41.091 juta, investasi perusahaan anak Rp201.388 juta dan modal kerja sebesar Rp58.864 juta. Sehingga dana hasil IPO masih tersisa Rp175.704 juta.

Agenda penting lain dari  perusahaan supermarket bangunan pertama di Indonesia tersebut adalah perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan. Pada RUPST, Perseroan menyetujui  pengangkatan Piphop Vasanaarchasakul sebagai Komisaris dan menambah anggota Direksi baru dengan mengangkat Pathama Sirikul sebagai Direktur.

Dengan demikian susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan masa jabatan 5 (lima) tahun terhitung sejak 2021 sesuai tercantum pada Anggaran Dasar Perseroan sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan tahun 2026, sebagai berikut:

[  ] Komisaris Utama : Hermanto Tanoko
[  ] Komisaris : Budyanto Totong
[  ] Komisaris : Rita Lijanto
[  ] Komisaris : Piphop Vasanaarchasakul
[  ] Komisaris Independen : Drs Herbudianto
[  ] Komisaris Independen : Henryanto Komala

[  ] Direktur Utama : Kambiyanto Kettin
[  ] Direktur : Johnny Liyanto
[  ] Direktur : Erwan Irawan Noer
[  ] Direktur : Caroline Agustina Kettin
[  ] Direktur : Amanda Grace Kettin
[  ] Direktur : Pathama Sirikul

Profil, Kinerja dan Strategi Perseroan Pada 2021
PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk adalah perusahaan supermarket bangunan pertama di Indonesia yang berdiri pada tahun 1996 di Kalimalang Jakarta Timur. Hingga saat ini, Perseroan telah memiliki 10 cabang yang tersebar di Jawa dan Sumatra, dengan cabang terakhir baru saja dibuka pada tahun 2021 di Jember Jawa Timur.

Di usia ke-25 tahun, Perseroan mencatat sejarah baru dengan melakukan Penawaran Umum Perdana Saham atau initial public offering (IPO) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2021. Di usia tersebut, Perseroan kini memiliki 2.653 tenaga kerja, dan 1.356 tenaga kerja pendukung operasional, dengan total aset Rp1.695 miliar.
Kinerja Perseroan juga stabil. Pada 2021, Perseroan berhasil mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp2,3 triliun, turun 4,6% dari tahun sebelumnya. Penurunan penjualan tidak bisa dihindarkan seiring dengan kondisi puncak pandemi di Indonesia dan secara global yang terjadi pada triwulan III 2021. Perseroan membukukan marjin laba bruto sebesar 18%, marjin EBITDA sebesar 6% dan marjin laba tahun berjalan sebesar 4%.

Berkat strategi penyebaran lokasi gerai Perseroan di area terpilih, Perseroan dapat mencatat pertumbuhan organik di beberapa gerai.  Nilai terbesar dari pertumbuhan organik diperoleh dari Lampung, yang tumbuh sebesar 24,4%, penjualan online lewat WhatsApp juga melonjak 75%.

Pada 2021, Perseroan juga berhasil meningkatkan proses digitalisasi di operasional seluruh gerai Perseroan dan di back office. Proses digitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kinerja, transparansi, dan komunikasi internal Perseroan, demi meningkatkan pelayanan konsumen.

Dengan meningkatkan efisiensi kerja, serta mengurangi pembiayaan pada 2021, Perseroan  berhasil memperoleh laba bersih sebesar 3,81% menjadi Rp88.793.766.910,- Pencapaian usaha yang diperoleh Perseroan di masa sulit pada 2021 tersebut telah memberikan keyakinan bahwa Perseroan akan terus bertumbuh semakin baik, seiring dengan potensi membaiknya kondisi ekonomi pada 2022 dan tahun-tahun mendatang.

Perseroan sepanjang tahun 2021 juga telah menempuh kebijakan strategis yang matang, yang salah satunya adalah pemilihan lokasi gerai Perseroan, yang terbukti membawa keseimbangan terhadap performa Perseroan di saat Pandemi. Melalui strategi tersebut, Perseroan pada tahun 2021 telah mendirikan gerai terbaru di Jember dengan sistem Build-Operate-Transfer (BOT). Strategi ini dilakukan untuk mempercepat penambahan gerai baru bagi Perseroan.

Prospek Usaha 2022
Sejalan dengan upaya Pemerintah untuk terus memperbaiki pertumbuhan ekonomi nasional, Perseroan pada tahun 2022 berkomitmen untuk melanjutkan sejumlah strategi  yang telah ditetapkan pada 2021. Perseroan berfokus pada pengembangan omni-channel, diversifikasi produk, penyempurnaan branding, dan pembukaan gerai-gerai baru. Perseroan berharap tahun 2022 dapat terus mempertahankan pertumbuhan yang terus berlanjut dengan menciptakan prestasi yang membanggakan. (OL-10)

BERITA TERKAIT