23 May 2022, 12:05 WIB

Menko Airlangga Temui CEO Qualcomm Bahas Potensi Digitalisasi RI


Antara | Ekonomi

MENTERI Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Chief Executive Officer (CEO) Qualcomm Cristiano Amon di Qualcomm Haus, Davos-Swiss, Minggu (22/5), untuk membahas perkembangan dan potensi digitalisasi di Indonesia.

Digitalisasi di Tanah Air sudah berkembang pesat dimulai sejak berkembangnya globalisasi, serta didorong oleh dampak pandemi covid-19 yang turut mempercepat proses transformasi digital.

"Dengan transformasi sejumlah regulasi investasi Qualcomm dapat mengembangkan jaringan bisnisnya ke Indonesia, khususnya terkait pengembangan infrastruktur 5G dan sektor digital lainnya di Indonesia,” ungkap Menko Airlangga Hartarto dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin (23/2).

Menurut Airlangga, perbaikan ekonomi pascapandemi menjadi peluang untuk mentransformasi perekonomian dan berbagai aktivitas sosial ekonomi menuju ekonomi digital.

Pada 2021 terdapat transaksi komersial lebih dari US$27 miliar atau setara Rp400 triliun dengan lebih dari 2.300 startup di Tanah Air, yang menempatkan Indonesia sebagai negara kelima di dunia dengan jumlah startup terbanyak.

Ditambah lagi Indonesia memiliki 370 juta pengguna koneksi seluler dan 204 juta pengguna internet atau 74% dari total populasi. Nilai transaksi uang elektronik juga melebihi US$2,4 miliar atau Rp35 triliun per Desember 2021.

Menko Airlangga menuturkan tingkat inklusi keuangan Indonesia pada 2019 tercatat sebesar 76,19% dan ditargetkan akan mencapai 90% pada 2025, serta terdapat 785 juta bisnis financial technology (fintech) pada 2021.

Sebagaimana diketahui, Qualcomm merupakan perusahaan yang mengembangkan produk semikonduktor dan perangkat lunak, serta menyediakan jasa teknologi nirkabel. Perusahaan ini memiliki sejumlah paten penting untuk standar komunikasi seluler 5G, 4G, dan CDMA.

Pada kesempatan yang sama, CEO Qualcomm Cristiano Amon juga memberikan dukungan dan apresiasi terhadap sejumlah perkembangan transformasi digital yang sudah dijalankan Pemerintah Indonesia sejauh ini. (E-3)

BERITA TERKAIT