23 May 2022, 10:25 WIB

Sumbang Devisa Rp5,9 T, Sandiaga Harapkan Ada Lonjakan Turis Timur Tengah


Insi Nantika Jelita |

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengharapkan ada peningkatan jumlah turis asing yang berasal dari Timur Tengah.

Pada 2019, sekitar 263.923 wisatawan asal Timur Tengah berkunjung ke Tanah Air dengan kontribusi pemasukan devisa negara sejumlah Rp5,9 triliun.

Kemenparekraf pun ikut serta dalam bursa pariwisata internasional terbesar di kawasan Timur Tengah yaitu Arabian Travel Market (ATM) Dubai 2022 pada 9-12 Mei di Bali untuk menarik wisatawan tersebut.

"Kami berharap partisipasi aktif Indonesia di ATM Dubai 2022 dapat meningkatkan kunjungan wisatawan asing yang bisa berkontribusi pada pendapatan devisa," kata Sandiaga dalam rilis resmi yang dikutip, Senin (23/5).

Pada kegiatan bursa luring (live event), Kemenparekraf bersama delapan industri pariwisata Indonesia dan menghasilkan potensi devisa sebesar US$15 miliar lebih atau sekitar Rp220 miliar.

Negara asal calon wisatawan mancanegara ini berasal dari Bahrain, UEA, Oman, Jordan, Arab Saudi, Kuwait, Russia, Algeria, Brazil, Lebanon, Nigeria, Qatar, dan India. Para calon wisman ini dikatakan sudah menargetkan beberapa destinasi unggulan yang akan dikunjungi, yaitu Jakarta, Bali, Jawa Barat, Labuan Bajo, NTB, dan Jawa Tengah.

“Kami percaya dengan keikutsertaan Indonesia dalam ATM Dubai 2021 ini bisa meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap Indonesia sebagai destinasi wisata kelas dunia,” tegas Menparekraf.

Kemenparekraf menyebut, selain khusus untuk kawasan Timur Tengah, ATM Dubai juga membuka peluang bagi Indonesia untuk menarik lebih banyak pasar dari negara lain, karena lebih dari 80 negara melakukan pemasaran pariwisatanya di bursa ini.

Adapun kegiatan ATM Dubai 2022 ini meliputi business to business meeting, dimana pelaku industri pariwisata Indonesia (sellers) dipertemukan dengan calon buyers.

Kemudian, ada pertemuan langsung dengan wholesaler atau distributor, online travel agent (OTA), dan maskapai penerbangan internasional untuk meningkatkan kerja sama dalam penambahan frekuensi penerbangan ke Indonesia.

Terakhir, ada diseminasi informasi destinasi pariwisata Indonesia dan kebijakan terbaru mengenai aturan kunjungan ke Indonesia bagi wisatawan. Ini dipadukan dengan teknologi komunikasi digital untuk mempermudah pencarian informasinya.

Bahkan tahun ini, pemberian informasi juga menggunakan robotic technology untuk membantu menarik minat wisatawan ke Indonesia. Robot yang diprogram khusus untuk memberikan informasi destinasi pariwisata Indonesia.

"Selain mempromosikan pariwisata Indonesia, kehadiran kami di ATM Dubai 2022 juga memberikan informasi terkait relaksasi kebijakan pemerintah Indonesia bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN)," pungkas Sandiaga. (OL-12)

BERITA TERKAIT