20 May 2022, 10:36 WIB

Pemanfaatan EBT, AP I Bangun PLTS di Bandara Ngurah Rai Bali


Insi Nantika Jelita |

PT Angkasa Pura I bersama anak usahanya yaitu Angkasa Pura Property membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Pembangunan PLTS ini sebagai dukungan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) untuk menekan emisi karbon sekaligus juga mendukung perhelatan KTT G20 di Bali.

"Pembangunan PLTS ini menjadi langkah awal kami dalam mendukung pemerintah mewujudkan net zero emission (NZE) di 2060,” ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi dalam siaran pers, Jumat (20/5).

Untuk tahap awal, PLTS berupa 288 unit solar panel system (photovoltaics) dengan kapasitas maksimal 155 kilo watt peak (kWp) akan dipasang dan menyuplai energi surya untuk area Gedung Parkir Internasional, Gedung Parkir Domestik dan Toll Gate Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

PLTS ini dibangun dan akan dikelola oleh anak usaha Angkasa Pura I yaitu Angkasa Pura Property yang telah memiliki Izin Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (IUJPTL).

PLT Direktur Utama Angkasa Pura Property Ristiyanto Eko Wibowo mengatakan, pembangunan PLTS di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali merupakan bentuk sinergi dalam pemanfaatan energi bersih.

"Ini juga menjadi portofolio bisnis baru bagi Angkasa Pura Property yang tahun ini sedang melakukan transformasi strategi bisnis," ucapnya.

Angkasa Pura I telah menerapkan sejumlah kebijakan perusahaan yang berkorelasi terhadap konservasi energi termasuk juga sistem panel surya di beberapa area, menggunakan biofuel atau materi lainnya terkait energi terbarukan, dan lainnya.

Di 2021 lalu bahkan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menjadi bandara Angkasa Pura I pertama yang telah menerapkan Sistem Manajemen Energi ISO 50001:2008. (OL-12)

BERITA TERKAIT