18 May 2022, 16:37 WIB

AP II : Di Bandara dan Pesawat Penumpang Masih Wajib Masker


Insi Nantika Jelita |

Meski pemerintah memperbolehkan masyarakat melepas masker di ruang terbuka, penumpang di bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II atau AP II masih diwajibkan menggunakan masker. Pemakaian alat pelindung diri itu juga termasuk di dalam pesawat.

President Director AP II Muhammad Awaluddin menegaskan aturan tersebut berlaku di 20 bandara yang dikelola perusahaan itu. Hal itu sesuai surat edaran terbaru yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan, yakni SE Nomor 56 dan 58 Tahun 2022.

"AP II menyambut baik relaksasi peraturan perjalanan. Sejalan dengan hal tersebut kami tetap menerapkan peraturan yang masih diberlakukan seperti menjaga jarak, menghindari kerumunan serta memakai masker," ungkapnya dalam siaran pers yang diterima wartawan, Rabu (18/6).

Pihaknya juga akan mematuhi isi ketentuan Surat Edaran Nomor 56 Tahun 2022, di antaranya mengenai pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua dan ketiga (booster) tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

Sementara itu, bagi penumpang internasional yang datang ke pintu masuk Indonesia dapat menunjukkan kartu/sertifikat (fisik ataupun digital) telah menerima vaksin covid-19 dosis kedua seminimal 14 hari sebelum keberangkatan.

Di satu sisi, Awaluddin mengatakan jumlah pergerakan penumpang di 20 bandara AP II dapat melebihi target yang ditetapkan pada awal tahun ini seiring dengan relaksasi peraturan perjalanan dengan pesawat.

Hingga akhir tahun jumlah pergerakan penumpang pesawat di seluruh bandara AP II secara kumulatif dapat mencapai 45 juta orang.

"Angka itu lebih tinggi sekitar 10% dibandingkan dengan target yang ditetapkan sekitar 41 juta orang,” jelasnya.

Pergerakan pesawat juga akan meningkat mendekati kondisi normal sebelum pandemi covid-19. Misalnya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, sebagai bandara terbesar di Indonesia diprediksi mencapai 1.000 penerbangan per hari.

Jumlah itu, ungkap Awaluddin, merefleksikan tingkat pemulihan (recovery rate) sebesar 86% hingga 91% dari kondisi normal sebelum pandemi. Di Bandara Soekarno-Hatta pergerakan penumpang tercatat mencapai 120.000 - 130.000 per hari atau sama dengan kondisi normal sebelum pandemi.

"Dengan kata lain, penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta sudah sangat mendekati kondisi normal” ungkapnya. (OL-12)

 

BERITA TERKAIT