13 May 2022, 20:25 WIB

Sekar Bumi Tingkatkan Penjualan di Tengah Pandemi


Bayu Anggoro | Ekonomi


DI tengah kondisi pasar yang masih dibayangi pandemi covid-19,
PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) masih tetap bisa membukukan kenaikan penjualan sekitar 22% per 31 Desember 2021.

Kenaikan penjualan ini didukung penjualan ekspor udang yang meningkat ditambah kenaikan pasar domestik seiring peluncuran #JagoanDumpling, salah satu produk makanan olahan dimsum yang menjadi andalan perusahaan.

Dalam laporan keuangan konsolidasi per 31 Desember 2021 yang dirilis,
perusahaan mencatatkan kenaikan penjualan yang signifikan, bahkan jika
dibandingkan dengan lima tahun terakhir.

PT Sekar Bumi Tbk mengalami peningkatan penjualan sebanyak lebih dari dua kali lipat, yaitu pada tahun 2017 sebesar Rp1.841.487.199.828 menjadi Rp3.847.887.478.570 pada tahun 2021.

Presiden Direktur PT Sekar Bumi Tbk, Harry Lukmito, mengatakan, makanan
beku hasil laut nilai tambah (Frozen value-added seafood) menjadi
kontributor terbesar dalam peningkatan tersebut. Kenaikan penjualan
tersebut meningkatkan profit dari Rp5,4 miliar pada tahun lalu menjadi
Rp29,7 miliar pada tahun ini.

Menurutnya, kenaikan penjualan ini juga didukung dengan pabrik-pabrik
pengolahan udang baik di Tangerang maupun Sidoarjo. Selain itu SKBM juga menerima persetujuan sebagai approved-supplier supermarket (retailer) besar di Amerika Serikat seperti Walmart, Costco, Kroger, Ahold, Publix, Aldi, Woolworths, dan sebagainya.

"PT Sekar Bumi Tbk juga mengantongi sertifikat internasional yang diakui  seperti Best Aquaculture Practice 4-Star, yaitu integrasi dari benur udang, pakan udang, tambak udang, dan pabrik udang. Ditambah dengan  traceability system yang mampu menunjang keunggulan perusahaan," tambah Harry, Jumat (13/5).

Pada 2021, Sekar Bumi mengakui pembukuan positif yang terjadi juga
didorong oleh ragam kegiatan perusahaan. Salah satunya peluncuran
produk-produk makanan olahan terbaru di tahun lalu, seperti produk
#JagoanDumpling dengan varian isi keju, bolognese, rendang, kari dan
ayam. Produk makanan olahan lainnya seperti bakso-baksoan, ebi furai,
fish roll, dan lainnya dipasarkan di bawah merek Bumifood dan Mitraku.

Secara geografis, wilayah ekspor seperti Amerika Serikat menjadi
penunjang terkuat dalam peningkatan penjualan, termasuk pasar domestik
di Indonesia yang turut menyokong peningkatan tersebut dengan Pulau Jawa menjadi kontributor terbesar di Indonesia.

"Sekar Bumi optimis untuk dapat membukukan pendapatan positif kembali di tahun ini melalui upaya kami dalam menghadirkan inovasi produk perikanan dengan menggenjot pasar domestik dan mempertahankan kekuatan kami di pasar ekspor," tandas Harry. (N-2)

BERITA TERKAIT