12 May 2022, 18:43 WIB

PLTGU Riau Beroperasi, PLN: Mempercepat Transisi Energi


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

PT PLN (Persero) terus mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat transisi energi nasional. Salah satunya, menyerap produksi listrik ramah lingkungan sebesar 275 megawatt (MW) yang dihasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Riau.

"Operasinya PLTGU Riau ini kolaborasi strategis antara PLN dan berbagai pihak dalam mempercepat transisi energi di Tanah Air," ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo lewat keterangan pers, Kamis (12/5).

PLTGU yang dikelola PT Medco Ratch Power Riau, merupakan pembangkit gas combined cycle berbasis teknologi terkini. Serta, dilengkapi sistem pembakaran dry low nox combuster, yang diklaim menghasilkan emisi lebih kecil. Itu dibandingkan pembangkit gas pada umumnya.

Baca juga: Kapasitas PLTU Global Turun 13%, Namun RI Malah Naik

"Teknologi yang diterapkan PLTGU Riau memiliki sistem pembakaran dengan emisi yang lebih rendah. Tentunya ini menjadi lebih ramah lingkungan," ungkap Darmawan.

Demi mendukung pengoperasian PLTGU Riau, pasokan gas sebagai bahan bakar pembangkit berasal dari hasil kolaborasi berbagai pihak. Ada yang berasal dari lapangan Energi Mega Persada (EMP) Bentu Limited di Riau, lalu dari Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang dan juga dari Conoco Phillips.

"Itu semuanya memanfaatkan penggunaan pipa Transportasi Gas Indonesia sebagai transporter gas," imbuhnya.

Baca juga: Menteri ESDM Resmikan PLTGU 275 MW di Pekanbaru

Menyoroti aspek operasional, biaya bahan bakar PLTGU Riau lebih efisien dari pembangkit yang ada di Subsistem Riau. Sehingga, secara ekonomis, masuknya PLTGU Riau jauh lebih baik dan berdampak pada penurunan biaya pokok penyediaan listrik.

Presiden Direktur Medco Power Indonesia Eka Satria mengatakan dengan mesin combined cycle berbasis teknologi terkini, PLTGU Riau menghasilkan listrik yang efisien dan ramah lingkungan.

"Penyelesaian proyek PLTGU Riau menunjukkan komitmen Medco Power dalam mendukung program pemerintah," tutur Eka.(OL-11)
 

BERITA TERKAIT