12 May 2022, 18:18 WIB

Strategi Transformasi Erick Thohir Berhasil Tingkatkan Laba Bersih BUMN


Widhoroso | Ekonomi

MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berhasil meningkatkan laba bersih BUMN. Kesuksesan Erick Thohir itu tak lepas dari kebijakannya yang melakukan holding atau perampingan perusahaan di BUMN, sehingga bisa berjalan secara efisien.

Sejak awal menjabat sebagai Menteri BUMN pada 2019, Erick Thohir berhasil memangkas 118 perusahaan menjadi 41 perusahaan saja. Perampingan ini akan terus digenjot oleh Erick Thohir, hingga mencapai target hanya 37 perusahaan BUMN saja.

Perampingan juga dilakukan pada klaster kelompok usaha yang mulanya berjumlah 27 dan kini hanya ada 12 klaster saja. Kebijakan Erick Thohir ini terbukti mampu meningkatkan laba bersih BUMN hingga triliunan rupiah.

Pada 2020 laba bersih di BUMN tercatat mencapai angka Rp13 triliun. Sedangkan untuk tahun 2021, laba bersih BUMN meningkat secara signifikan hingga menyentuh angka Rp 90 triliun. "Hasilnya bisa kita rasakan bersama-sama, laba bersih semua BUMN tadinya Rp13 triliun, sekarang menjadi Rp 90 triliun. Ini loncatan luar biasa," ujar Erick Thohir.

Keberhasilan Erick Thohir saat memegang jabatan sebagai pimpinan BUMN pun diapresiasi oleh pengamat politik Universitan Paramadina, Ahmad Khoirul Umam. Menurutnya, Erick Thohir punya ketegasan dan tidak mudah diintervensi oleh pihak manapun. Hal itulah yang membuat BUMN banyak mengalami lonjakan besar di era Erick Thohir.

“Dia (Erick Thohir) figur yang muda, fresh. Dalam kapasitas dia sebagai menteri juga memiliki performa yang relatif baik. Tidak mudah dikontrol, dikendalikan, diintervensi oleh kekuatan oligarki di sekitar BUMN," ujar Umam. (RO/OL-15)

 

BERITA TERKAIT