11 May 2022, 21:03 WIB

Harga Bensin Turun, Inflasi Tahunan AS Melambat di April


Mediaindonesia.com | Ekonomi

INFLASI harga konsumen Amerika Serikat sedikit melambat pada bulan lalu. Angkanya mencapai 8,3% dibandingkan April 2021.

Kenaikan tahunan dalam indeks harga konsumen (CPI) memuncak pada Maret sebesar 8,5% tetapi melambat bulan lalu di tengah penurunan biaya energi. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan itu, Rabu (11/5).

Harga bensin turun 6,1% pada April dibandingkan Maret setelah lonjakan 18,3% pada bulan sebelumnya. Namun, harga terus naik bulan lalu untuk berbagai barang, termasuk perumahan, bahan makanan, tarif penerbangan, dan kendaraan baru. Inflasi tahunan tetap pada tingkat tertinggi sejak awal 1982. 

CPI naik hanya 0,3% dibandingkan Maret. Di bulan sebelumnya terjadi lonjakan 1,2%. Ini tidak termasuk makanan dan energi yang mudah bergejolak. Indeks naik 0,6% atau dua kali lipat di Maret.

Baca juga: AS Salurkan Dana Saudi untuk Investasi di Israel, terkait Indonesia?

Makanan di rumah melonjak 10,8% selama 12 bulan terakhir--peningkatan tahunan terbesar sejak November 1980, menurut laporan tersebut. Harga daging, unggas, ikan, dan telur melonjak 14,3%, kenaikan terbesar sejak Mei 1979.

Orang Amerika melihat kenaikan besar pada bulan itu untuk produk susu dan sereal, bahkan ketika biaya buah dan sayuran turun. Meski harga bensin turun, biaya energi melonjak 30,3% selama 12 bulan terakhir. Harga bensin naik 43,6% dibandingkan tahun lalu. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT