11 May 2022, 13:37 WIB

Menparekraf Sebut PBB Apresiasi Indonesia Tangani Pandemi Covid-19 


Despian Nurhidayat | Ekonomi

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, PBB baru-baru ini memberikan apresiasi kepada Indonesia atas penanganan pandemi covid-19 dan kebangkitan pariwisata serta ekonomi kreatif karena memperhatikan sisi sosial dan lingkungan hidup.

"Saya baru-baru ini memberikan keynote speech dalam sidang umum PBB dan mereka mengapresiasi Indonesia karena keberhasilan penangan pandemi dan kebangkita pariwisata dan ekonomi kreatif kita," ungkapnya dalam acara Green Economy Indonesia Summit 2022 secara virtual, Rabu (11/5).

Dalam sidang umum PBB tersebut, Sandi mengatakan bahwa dirinya juga menjabarkan beberapa produk berkelankutan yang dihadirkan oleh Kemenparekraf untuk kebangkitan ekonomi dan mendukung ekonomi hijau.

"Perlu diketahui 17% dari total sampah di Indonesia adalah sampah plastik dan didominasi sedotan plastik sebanyak 93 juta unit. Nature based solution kita ialah kita turunkan persentase dari sampah dengan purun eco straw (sedotan yang terbuat dari rumput), juga ada avani eco (kantong belanja berbahan singkong) dan plepah (kemasan makanan berbahan baku plepah pisang)," kata Sandi.

Baca juga: Sandiaga : RI-Singapura Komit Tingkatkan Jumlah Wisatawan

Menurut Sandi, kontribusi pariwisata dan ekonomi kreatif dalam ketahanan lingkungan merupakan langkah konkret, seperti di Bali pihaknya mencanangkan di 2030 kendaraan listrik akan digunakan pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Jadi harus kita tunjukkan langkah konkret nyata. Wisatawan yang datang ke destinasi wisata harus minta untuk pakai kendaraan berbasis listrik agar bukan hanya bicara manis dalam tatanan konsep, tapi langsung ambil peran sentral sebagai agent of change," tuturnya.

Pada tahun ini, Sandi menegaskan bahwa tahapan pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif fokus dalam hal recovery atau pemulihan, setelah pada tahun 2021 masuk dalam tahapan penyelamatan.

Dia pun optimistis bahwa dalam 5 tahun ke depan, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia akan masuk dalam tahao pertumbuhan dan akselerasi.

"Langkah pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif ini kita lakukan dengan peningkatan kualitas SDM karena mereka harus tahu pariwisata era baru dan kekinian, revitalisasi destinasi pariwisata dan infrastruktur ekonomi kreatif juga kita tingkatkan kualitas dari destinasi kita dan harus kita pastikan mengacu pada keberlanjutan lingkungan dan harapannya resiliensi dan daya saing usaha meningkat, ada inovasi produk dan jasa, serta perluasan pasar," pungkas Sandi. (Des/OL-09)

BERITA TERKAIT