01 May 2022, 15:57 WIB

Hari Buruh, Antam Harapkan Karyawan makin Berdaya


Mediaindonesia.com |

MERAYAKAN Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) sadar benar bahwa karyawan merupakan investasi berharga bagi perseroan. Lewat pertumbuhan karyawanlah Antam bisa melakukan inovasi dan mencapai target kinerja.

Direktur Utama Antam Nico Kanter menyebutkan berdasarkan data hingga April 2022 pegawai Antam sebanyak 2.839 orang. Pihaknya berkomitmen tidak membedakan jenis kelamin, ras/suku, kelompok usia, maupun latar belakang budaya. "Antam senantiasa memandang karyawan sebagai mitra strategis perusahaan dalam mencapai company objectives. Pengelolaan karyawan di Antam dilakukan secara equal treatment tanpa pembedaan dengan mengedepankan kompetensi, potensi, serta kontribusi pegawai kepada perusahaan," jelas Nico dalam keterangan resmi, Minggu (/5).

Menurutnya, Antam senantiasa membangun hubungan industrial yang harmonis dalam rangka peningkatan kondisi kerja, produktivitas, daya saing, dan kualitas kerja. Tidak main-main atas komitmen tersebut, Antam melakukan berbagai usaha seperti membangun komunikasi yang baik antara perusahaan dengan karyawan maupun melalui serikat pekerja di perusahaan. Berbagai hal yang dilakukan untuk peningkatan kondisi kerja semisal sistem kerja roster dan pemberian fasilitas yang mendukung work life balance karyawan pada unit bisnis yang remote seperti olahraga maupun aktvitas sosial lain, apresiasi atas kinerja pegawai, baik yang bersifat finansial maupun nonfinansial.  

"Perusahaan juga menghormati implementasi perjanjian kerja bersama (PKB) sebagai bentuk kesepakatan perusahaan dengan perwakilan karyawan dalam serikat pekerja dalam rangka menciptakan mutual trust dan hubungan industrial yang harmonis dengan karyawan. Pada akhirnya, harmonisasi akan membuat suasana kerja menjadi lebih kondusif dan produktif sehingga diperoleh kontribusi dan benefit yang optimal bagi karyawan dan perusahaan," tegas Nico.

Dukungan dari karyawan dan serikat pekerja sangat berarti bagi perusahaan dalam menghadapi persaingan dan harga komoditas yang volatile. Salah satu strategi Antam untuk menyikapinya yaitu mewujudkan organisasi yang lean, effective & efficient, dan agile. Harapannya dengan model organisasi seperti ini, koordinasi akan optimal dengan berkurangnya birokrasi, karyawan akan memiliki accountability yang jelas dan berkontribusi maksimal, serta terbentuk budaya kerja yang mampu merespons perubahan kondisi dengan cepat. Untuk mewujudkannya, Antam melakukan restrukturisasi dalam organisasi yang kemudian terealisasi melalui support penuh dari serikat pekerja dan karyawan.  

Tidak berhenti di situ, Antam mengoptimalkan sejumlah program peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Strategi ini sejalan dengan salah satu prioritas Kementerian BUMN yakni pengembangan talenta dan mendukung visi pemerintah yaitu Indonesia Maju. Pengembangan talenta perusahaan menjadi Key Performance Indicator (KPI) perusahaan yang sepanjang tahun dimonitor oleh MIND ID selaku holding pertambangan yang menaungi Antam. Upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia disiapkan sejak pegawai bergabung. Dalam pengembangan pegawai, perusahaan memiliki tiga program, yaitu Antam Leadership Development Program (ALDP) sebagai program kepemimpinan berjenjangan internal perusahan, Antam Functional Development Program (AFDP) untuk aspek kompetensi teknis khususnya yang berhubungan dengan core competency Antam, dan Antam General Development Program (AGDP) untuk program pengembangan kompetensi yang bersifat lebih umum.

Antam juga menerapkan talent management sebagai sistem yang dibangun untuk mendukung program pengembangan pegawai. Melalui implementasi sistem ini, perusahaan dapat mempersiapkan suksesor yang tepat untuk mengisi jabatan strategis. Dalam rangka mendukung pencapaian kinerja dan bisnis perusahaan secara berkelanjutan, Antam melakukan proses transformasi budaya MIND ID (culture movement) melalui penerapan nilai-nilai utama Akhlak (amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, kolaboratif) sebagai core values sumber daya manusia perusahaan BUMN dan holding industri pertambangan yang selanjutnya membentuk identitas serta perekat budaya kerja yang positif. Ada pula strategi total reward sebagai bentuk imbalan atas kontribusi pegawai terhadap perusahaan. Terdapat lima komponen total reward yang diterapkan, yaitu compensation, benefit, well-being, recognition, dan development.

Sebagai bagian dari BUMN, Antam saat ini masih diminati oleh para job seeker. Berdasarkan tren peminat program AFGP (Antam Fresh Graduate Program) selama lima batch terakhir, perbandingan antara jumlah posisi vacant yang ditawarkan dengan jumlah pelamar sebesar 1:228. Angka tersebut bagi perusahaan masih termasuk ideal karena perusahaan masih memiliki pool jumlah talenta muda yang cukup untuk dapat diseleksi sebagai calon karyawan. Untuk menarik minat pencari kerja, perusahaan menciptakan lingkungan kerja dinamis dan fleksibel serta memperhatikan work life balance pegawai di remote area, implementasi sistem remunerasi yang mengacu kepada market salary competitiveness di dunia bisnis pertambangan, hingga implementasi sistem pengembangan pegawai yang memungkinkan mereka menjadi pemimpin masa depan perusahaan.

Hal penting lain, tren digitalisasi menjadi tantangan bagi perusahaan. Meski sektor pertambangan masih tertinggal dibandingkan sektor lain seperti retail dan perbankan dalam hal transformasi digital, Antam memandang digitalisasi perlu dilakukan oleh perusahaan tambang untuk meningkatkan produktivitas SDM, sehingga upaya digitalisasi pada setiap aspek operasional terus ditingkatkan. (OL-14)

BERITA TERKAIT