01 April 2022, 10:25 WIB

Industri Pakaian Dalam Lokal Bertranformasi ke Proses Produksi Ramah Lingkungan


mediaindonesia.com | Ekonomi

MEMBELI dan menggunakan pakaian dalam diyakini tidak hanya baik untuk kesehatan dan kenyamanan, tetapi juga dapat membawa dampak positif bagi lingkungan.

Sebuah survei yang dilakukan oleh McKinsey menunjukkan bahwa 57% konsumen telah membuat perubahan yang signifikan dalam hal gaya hidup untuk mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan.

Sedangkan 15% konsumen mempertimbangkan untuk membeli produk-produk yang memiliki dampak sosial dan lingkungan, termasuk produk pakaian dalam.

PT Ricky Putra Globalindo (RPG), perusahaan merek pakaian dalam pria terkemuka, GT Man, memperkenalkan pakaian dalam seamless terbaru menggunakan inovasi mesin jahit seamless pertama di Indonesia.

Proses produksi teknologi seamless yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan proses pembuatan pakaian pada umumnya.

Baca juga: Dekranasda Dairi Kenalkan Tenun Ulos Ramah Lingkungan di Inacraft 2022

Dengan mesin seamless berteknologi tinggi yang diimpor dari Italia, RPG saat ini mampu memproduksi produk-produk unggulan berteknologi seamless untuk konsumen GT Man dengan inovasi terkini yang mengutamakan kenyamanan serta desain.

"Inovasi teknologi seamless yang dihadirkan dalam mesin tersebut terbukti dapat mempersingkat proses produksi hingga 50% sehingga menghasilkan produk dengan harga yang lebih terjangkau dan kualitas yang lebih baik untuk para konsumennya," ujar Charlie Nawawi, Direktur Pemasaran RPG. dalam keterangan pers, Jumat (1/4).

Pemanfaatan teknologi ini, menurut Charlie, menghasilkan proses produksi yang lebih efisien, dengan jumlah tenaga kerja yang lebih kecil serta mampu menyederhanakan keseluruhan proses produksi.

"Dari delapan tahapan proses dengan metode konvensional menjadi tiga atau empat proses saja dengan mesin berteknologi seamless," kata Charlie.

Dengan meningkatkan lini produksi tersebut, RPG tidak hanya memberikan harga yang lebih terjangkau, tetapi juga dapat memfokuskan dan mengalokasikan kembali sumber daya vital untuk menghadirkan produk berkualitas baik, dengan harga yang lebih terjangkau kepada para konsumen di Indonesia.

"Peningkatan ini menjadikan GT Man satu-satunya perusahaan pakaian dalam pria di Indonesia yang memiliki kemampuan untuk memproduksi tipe-tipe produk domestik sehingga menempatkan kami sebagai yang terdepan dari para kompetitor kami," ujar Charlie.

Pertama kali dirilis tahun 2021, koleksi pakaian dalam GT Man menampilkan beragam pilihan, termasuk stretch boxers, boxer briefs, dan regular briefs.

"GT Man juga telah melengkapi koleksi-koleksi tersebut dengan bahan pakaian dalam yang seamless, seperti spandeks, microfiber, dan nilon, serta memberikan kenyamanan dan fleksibilitas yang lebih baik dan didesain layaknya lapisan kulit," kata Charlie.

Dengan bahan yang dibuat untuk menyesuaikan bentuk tubuh, GT Man juga menggunakan material elastis sehingga konsumen dapat bergerak dengan leluasa.

"Pakaian yang dirancang dengan teknologi seamless akan menghasilkan pakaian yang 15% lebih ringan dibandingkan dengan teknologi konvensional," jelasnya.

"Produk-produk kami juga didesain dengan kain yang mudah menyerap keringat dan breathable, memastikan kenyamanan ekstra untuk tetap beraktivitas sepanjang hari," tambah Charlie.

Kuasai pasar 40% 

Saat ini, GT Man menguasai sebesar 40% pangsa pasar pakaian dalam, yang menjadikan perusahaan ini terbesar dibandingkan perusahaan-perusahaan lain di industri yang sama.

Meski demikian, ketatnya persaingan industri mendorong RPG untuk terus berinovasi dengan teknologi agar tetap mejadi perusahaan dan merek yang terkemuka.

Walaupun berbagai strategi untuk mengimplementasi teknologi Seamless sudah dimulai sejak tahun 2021, baru akhir-akhir ini proses operasional tersebut berjalan 100%.

Jika sebelumnya GT Man tidak melakukan banyak produksi, selama tiga hingga empat tahun ke depan, perusahaan ini akan memfokuskan bisnisnya untuk mengembangkan seluruh lini produknya dengan teknologi Seamless.

Perusahaan ini juga memiliki target untuk mengalihkan 20%-30% dari total lini produksinya saat ini ke teknologi seamless. Saat ini, produk seamless boxers-nya menjadi produk unggulan yang mendominasi pasar pakaian dalam pria modern. (RO/OL-09)

 

BERITA TERKAIT