31 March 2022, 23:43 WIB

Industri Makanan dan Minuman Makin Diminati, ZenPro Buka Pelatihan Menjadi Chef 


Mediaindonesia.com |

SEIRING dengan mulai meredanya pandemi Covid-19 di Indonesia, industri makanan & minuman (F&B) pun perlahan-lahan kembali bangkit. Jika dulu rumah makan, kafe, dan restoran menjamur di setiap kota, kini peningkatan tawaran penjualan makanan & minuman terjadi di ranah online, terutama dikarenakan adanya pembatasan mobilitas selama pandemi. 

Pada 2020, misalnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan kategori makanan, minuman, dan bahan makanan merupakan jenis yang paling banyak terjual di e-commerce. Total usaha yang menjual makanan, minuman, dan bahan makanan mencapai 40,86% dari keseluruhan usaha. 

Pada 2021, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga menyebutkan bahwa kuliner akan menjadi sub-sektor penyumbang PDB terbesar dari ekonomi kreatif, dengan rata-rata kontribusi hingga 43%.  

Seiring dengan meningkatnya tren bisnis di bidang makanan, Zenius menghadirkan program kursus pelatihan skill memasak dan membuka usaha ala chef, melalui platform ZenPro. Sebagai salah satu mitra Program Kartu Prakerja, siapa saja bisa mengakses pelatihan ini secara gratis, agar bisa menambah keterampilan memasak atau mengeksplorasi hobi/minat baru yang bisa membuka peluang ekonomi kedepannya.  

Sesi pelatihan skill memasak di ZenPro mengikuti kurikulum yang praktis dan komprehensif, sesuai dengan keadaan riil di industri F&B.  Pertama-tama, peserta mempelajari keterampilan dasar memasak, seperti higienitas pengelolaan alat-alat dapur, beragam metode memasak, kemampuan olah pisau, hingga teknik memotong. 

Peserta dilatih untuk mempraktekkan beberapa resep masakan khas Indonesia, dan diajari pula tentang manajemen strategi bisnis makanan secara profesional. Selain itu, keterampilan lain seperti komunikasi dan Bahasa Inggris juga turut diperkenalkan agar peserta bisa menjadi chef yang cekatan dan serba bisa.  

“Memasak adalah sebuah seni, dan cara terbaik untuk mempelajarinya adalah dengan berlatih sesering mungkin dengan didampingi mentor. Karena itulah, saya senang membagikan ilmu yang saya miliki kepada masyarakat luas, terutama agar mereka bisa mengembangkan keahliannya di profesi ini. Saya juga berharap dengan materi pelatihan saya, para peserta bisa lebih mengapresiasi kekayaan kuliner Indonesia,” ungkap Chef Archie Prameswara, seorang chef berpengalaman dan tutor ZenPro yang memulai karirnya dengan belajar di salah satu sekolah chef terbaik di Perancis, Centre de Formation d'Alain Ducasse.  

Baca juga : Syarat Perjalanan Mudik Menyesuaikan Kondisi Pandemi Covid-19

Adanya pelatihan ZenPro menjadi jawaban dari kebutuhan masyarakat Indonesia yang mencari peluang bisnis baru pasca-pandemi. Peluang karir sebagai chef terbuka lebar di Indonesia, misalnya dengan melamar di rumah makan, restoran, kafe, dan hotel; membuka usaha catering atau produk F&B sendiri; membuka franchise F&B, hingga berinovasi dengan membuat makanan beku (frozen food). 

Di Indonesia sendiri, rata-rata gaji sebagai chef berada di angka Rp8,2 juta, menurut SalaryExplorer.  

Untuk mengikuti kursus pelatihan memasak dan membuka usaha ala chef secara gratis,  pengguna bisa membuat akun ZenPro melalui aplikasi Android atau website ZenPro. Setelah itu, pengguna bisa memilih kelas pelatihan yang ingin diikuti, serta mitra digital Kartu Prakerja untuk memproses kelas pelatihan di ZenPro. Setelah berhasil, pengguna akan mendapatkan kode voucher untuk mengklaim voucher pelatihan di halaman utama aplikasi dan website.  

“Sebagai perusahaan teknologi edukasi, kami ingin membuka kesempatan seluas-luasnya bagi setiap orang untuk bisa menekuni ketertarikannya dan mempelajari keterampilan baru dengan mudah. Hal ini sesuai dengan misi perusahaan, yakni untuk menumbuhkan rasa cinta belajar pada diri semua orang, serta mendorong mereka untuk menjadi pembelajar seumur hidup (lifelong learners). Kami berharap, pelatihan ala chef di ZenPro bisa membantu membuka pintu-pintu peluang baru bagi para pesertanya,” jelas Ary Mozta, AVP Marketing Lifelong (ZenPro). 

Saat ini, ZenPro telah menawarkan 49 kelas pelatihan dalam 12 kategori utama, yang diampu oleh master tutor Zenius, serta para praktisi dan ahli di kompetensinya masing-masing. Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu kursus berkisar antara 6-7 jam. 

Sepanjang 2021, terdapat lebih dari 250.000 peserta yang telah menerima manfaat Program Kartu Prakerja melalui pelatihan di ZenPro.  

Kelas-kelas pelatihan ZenPro juga bisa diakses melalui situs resminya ataupun beberapa platform digital seperti Tokopedia, Bukalapak, Pintaria, dan Karier.mu by Sekolahmu, dengan kisaran harga antara Rp99.000-Rp800.000. Sejak pertama kali diluncurkan, ZenPro telah diakses lebih dari 250.000 pengguna, dengan kelas-kelas yang paling populer seperti kelas pengembangan skill barista, memasak, bisnis, dan sosial media. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT