27 March 2022, 17:05 WIB

Maskapai Kembali Aktivasi Penerbangan Internasional


Fetry Wuryasti |

MASKAPAI penerbangan bertarif rendah (low cost carrier) AirAsia resmi menerbangkan kembali rute Kuala Lumpur - Surabaya PP, sejak Jumat (25/3).

Penerbangan rute Surabaya-Kuala Lumpur PP ini menjadi rute internasional ketiga AirAsia yang telah dibuka kembali di Indonesia selain dari rute Jakarta-Kuala Lumpur, dan Bali-Kuala Lumpur. Mulai 12 April 2022, AirAsia juga akan menerbangkan kembali rute internasional keempat yaitu Bali-Bangkok.

Baca juga: BSN Gandeng Tokomutu untuk Permudah Sertifikasi SNI Produk UKM

Veranita Yosephine, Direktur Utama AirAsia Indonesia menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah, otoritas penerbangan, pengelola bandara, mitra layanan darat, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembukaan dan pengoperasian kembali rute ini.

"Kami berkomitmen untuk menormalkan layanan internasional seiring dengan dipermudahnya persyaratan bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) baik untuk masuk ke Indonesia maupun ke negara tujuan. Kami berharap ini awal yang baik bagi pemulihan perjalanan antara Indonesia dan Malaysia, sekaligus menjalankan peran sebagai salah satu stakeholder pariwisata nasional untuk mendukung pemulihan perekonomian di destinasi," kata Veranita, Minggu (27/3).

Maskapai memperkirakan jumlah penumpang pada ketiga rute internasional antara Indonesia dan Malaysia ini akan tumbuh signifikan mulai 1 April mendatang, saat Malaysia menerapkan aturan bebas karantina yang akan memudahkan warganya berwisata ke Indonesia dan kembali ke negaranya tanpa harus karantina.

"Kami juga terus memantau potensi pembukaan rute internasional ke negara lainnya, dan paralel menggenjot persiapan armada dan kru kami untuk dapat melayani rute-rute baru sewaktu-waktu," kata Veranita.

Sebelumnya, Selamat Angkasa Pura I melaporkan bahwa Bandara I Gusti Ngurah Rai kembali melayani tambahan penerbangan rute internasional dengan beroperasinya penerbangan dari maskapai AirAsia dengan rute Kuala Lumpur-Bali pp.

"Dengan beroperasinya penerbangan AirAsia rute Kuala Lumpur-Bali pp tersebut, tercatat telah ada tujuh maskapai penerbangan yang mengoperasikan penerbangan rute internasional reguler di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Sebanyak lima rute telah terhubung dengan Bali, yaitu Singapura, Sydney, Melbourne, Tokyo melalui Bandara Narita, serta yang terbaru adalah Kuala Lumpur," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi.

AP I optimistis dengan proyeksi pertambahan penerbangan internasional dan pertumbuhan penumpang rute internasional. Pada Minggu (27/3), Bandara I Gusti Ngurah Rai akan kembali melayani penerbangan internasional reguler tambahan, yaitu dari Qatar Airways yang akan menghubungkan Bali dengan Doha.

"Proyeksi penumpang yang landing dan berangkat dari penerbangan ini pun cukup banyak," kata Faik.

Data AP I menyebutkan, semenjak beroperasi kembali pada 3 Februari 2022 lalu, sebanyak 18.614 penumpang dan 217 pergerakan pesawat udara rute internasional reguler telah terlayani di Bandara I Gusti Ngurah Rai hingga Rabu (23/3).

Jika dirinci, sebanyak 12.439 penumpang rute internasional tiba di Bali melalui 111 pergerakan pesawat udara. Sedangkan untuk rute keberangkatan internasional, 6.175 penumpang dan 106 pergerakan pesawat telah terlayani dari periode 3 Februari hingga 23 Maret.

Jika dirata-rata, Bandara I Gusti Ngurah Rai melayani 365 penumpang dan 4 pergerakan pesawat rute internasional per hari.

AP I optimistis penerbangan internasional akan semakin menggeliat, terutama dengan berlakunya Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 22 Tahun 2022 yang mengatur masa karantina bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yaitu 7x24 jam bagi yang telah menerima vaksin dosis pertama, dan 1x24 jam bagi PPLN yang telah menerima vaksin dosis kedua atau dosis ketiga.

"Dengan berlakunya aturan baru ini, kami mengimbangi dengan memastikan kualitas fasilitas dan layanan kepada pengguna jasa, serta implementasi protokol kesehatan yang ketat dan sesuai dengan SOP yang berlaku, sehingga proses kedatangan dan keberangkatan penumpang dapat berjalan dengan lancar, aman, nyaman, dan sehat," tutup Faik Fahmi.

Per Kamis (24/03), rute penerbangan kedatangan internasional yang beroperasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai adalah Garuda Indonesia GA881 rute Narita-Bali yang beroperasi setiap Kamis.

Kemudian Maskapa8 Singapore Airlines SQ938 rute Singapura-Bali setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Lalu Singapore Airlines SQ944 rute Singapura-Bali setiap Selasa, Kamis, Sabtu.

Selain itu terdapat maskapai Scoot TR288 rute Singapura-Bali setiap Senin, Jumat, dan Minggu, Garuda Indonesia GA715 rute Sydney-Bali setiap Jumat, JetStar Asia 3K243 rute Singapura-Bali setiap Selasa, Jumat, dan Sabtu.

Selanjutnya ada maskapai KLM KL835 rute Singapura-Bali setiap Rabu dan Sabtu, JetStar Airways JQ43 rute Melbourne-Bali setiap Senin; dan AirAsia AK376 rute Kuala Lumpur-Bali setiap Senin dan Jumat.

Sedangkan untuk rute keberangkatan internasional adalah penerbangan Singapore Airlines SQ939 rute Singapura-Bali setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu, Singapore Airlines SQ945 rute Singapura-Bali setiap Selasa, Kamis, Sabtu.

Lalu ada Scoot TR289 rute Singapura-Bali setiap Senin, Jumat, Minggu, JetStar Asia 3K244 rute Singapura-Bali setiap Selasa, Jumat, Minggu, KLM KL836 rute Singapura-Bali setiap Rabu dan Sabtu, JetStar JQ44 rute Melbourne-Bali setiap Selasa, dan AirAsia AK377 rute Kuala Lumpur setiap Senin dan Jumat. (OL-6)

BERITA TERKAIT