26 March 2022, 19:17 WIB

Anugerah BUMN 2022: BUMN Terbaik Dalam Transformasi Bisnis di Era Transisi Endemi


mediaindonesia.com | Ekonomi

PANNDEMI Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020 telah mengubah total tatanan kehidupan dan perkembangan bisnis. Selain mempercepat transformasi perusahaan, pandemi mendorong BUMN untuk mengubah model bisnis dan mengembangkan digitalisasi secara cepat dan masif.

BUMN Track didukung PPM Manajemen kembali menggelar Anugerah BUMN 2022 sebagai bentuk apresiasi kepada para CEO dan perusahaan BUMN yang telah berkiprah bagi pertumbuhan kinerja perusahaan. Apresiasi ini diberikan kepada BUMN yang telah survive melewati masa-masa sulit di era disrupsi sekaligus gigih berjibaku menghadapi pandemi.

Anugerah BUMN 2022 yang memasuki tahun ke-11 mengangkat tema “Transformasi Tata Kelola BUMN Membangun Keseimbangan Bisnis”. Kegiatan ini menjadi salah satu indikator kemampuan  BUMN dalam membangun keseimbangan tata kelola perusahaan untuk meraih keseimbangan bisnis, dengan tetap mengedepankan tanggung jawab sosial perusahaan.  

Di sisi lain, Anugerah BUMN 2022 turut mendorong kepemimpinan CEO BUMN yang mampu memperkuat kinerja korporasi sekaligus mengkonsolidasi SDM yang kompetitif dan berdaya saing, khususnya di era transisi endemi.  

Ketua Dewan Juri Anugerah BUMN 2022 sekaligus Menteri BUMN pertama Dr Tanri Abeng, MBA pada malam Anugerah BUMN 2022 di Jakarta (24/3), mengatakan, pemenang The Best CEO tidak hanya dilihat dari peningkatan kinerja perusahaan namun juga dikaitkan dengan sisi leadership dalam menjalankan strategi untuk menjaga keseimbangan bisnis di masa pandemi. Menurutnya, ada kolerasi positif antara kapasitas CEO dengan kinerja perusahaan.

“Yang kita nilai tidak hanya dari perspektif keuangan, tapi kita juga menilai bagaimana strategi para CEO untuk menentukan langkah transformasi dan pengembangan usaha di tengah tahun yang sulit. Kami bisa menyimpulkan bahwa BUMN ini resilence, mereka mampu memberikan prestasi terbaiknya yang tentu tidak terlepas dari kapasitas para CEO,” ungkap Tanri Abeng, dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Sabtu (26/3)

Pada kategori The Best CEO BUMN diraih oleh Bakir Pasaman selaku CEO Pupuk Indonesia Holding Company. Di bawah kepemimpinannya, Pupuk Indonesia dipersiapkan menjadi perusahaan nasional berkelas dunia terkait nutrisi tanaman dan solusi pertanian yang berkelanjutan. Transformasi yang sebelumnya berbasis pada produksi diubah menjadi customer centric, salah satunya melalui program MAKMUR.

Selanjutnya pada kategori The Best CEO Anak Perusahaan BUMN terpilih Rahmat Pribadi sebagai CEO Pupuk Kaltim. Melalui kepemimpinan yang agile, Pupuk Kaltim berpijak pada visi menjadi perusahaan world class di bidang agribisnis dan chemical melalui kegiatan yang inovatif. Tidak hanya dituntut mencetak keuntungan, perusahaan menitikberatkan pada pengelolaan lingkungan (environment), sosial (social), dan pemerintahannya (governance) yang bertanggung jawab.

Sementara itu, peraih The Best CEO BUMN Tbk adalah CEO Bank BRI, Sunarso. Sebagai induk holding ultramikro yang menetapkan visi 'The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia & Champion of Financial Inclusion', BRI bergerak pasti dalam  menguasai market share UMKM, sesuai strategi yang dijalankan, yakni penyelematan UMKM.
Tiga Tahap Seleksi

CEO BUMN Track SH Sutarto menjelaskan, sebanyak 90 perusahaan BUMN berpartisipasi dalam ajang Anugerah BUMN 2022. Jumlah ini mengecurut menjadi 66 perusahaan yang lolos seleksi tahap kedua berupa presentasi korporasi. Sebanyak 39 Direktur Utama BUMN dan Anak Perusahaan BUMN berkesempatan untuk berkompetisi menjadi CEO terbaik melalui wawancara di penjurian tahap ketiga.

Para peserta yang terdiri dari berbagai sektor usaha menyajikan berbagai pencapaian positif, strategi dalam bertransformasi, pengembangan inovasi, pengelolaan talent hingga implementasi tata kelola perusahaan. “Melalu ajang Anugerah BUMN 2022, BUMN Track sebagai media yang sudah terverifikasi di Dewan Pers  berupaya untuk memberikan  literasi media sebanyak-banyaknya dengan menampilkan dan mengkomunikasikan hasil torehan kinerja positif BUMN,” ungkap SH Sutarto.

Dalam menjaring pemenang, para peserta harus melalui tiga tahapan proses seleksi. Diawali seleksi kuesioner, dilanjutkan dengan wawancara pendalaman materi kuesioner di hadapan Dewan Juri dan berakhir dengan proses wawancara CEO yang seluruhnya dilakukan secara virtual/daring. (OL-13)

 

BERITA TERKAIT