23 February 2022, 18:14 WIB

ShopeePay Perluas Dukungan bagi Bisnis Lokal dengan Hadirkan Program Semangat UMKM Lokal di Balikpapan


mediaindonesia.com |

Tampak seorang pengunjung sedang melakukan transaksi menggunakan ShopeePay sembari menikmati promo Cashback 60% di pusat UMKM Waka-Waka Balikpapan

SEBAGAI langkah konkret dan lanjutan untuk berkontribusi pada pemulihan bisnis UMKM dan ekonomi lokal, ShopeePay, layanan pembayaran digital yang berkomitmen mendorong akses digitalisasi finansial bagi pelaku bisnis dan konsumen di seluruh Indonesia. Yaitu dengan menghadirkan program Semangat UMKM Lokal di Balikpapan, sebagai kota pertama di Pulau Kalimantan.

Program yang telah menjangkau lebih dari 10 kota ini akan terus dihadirkan di tahun 2022 sebagai upaya berkelanjutan mendorong transaksi pada UMKM lokal melalui promo spesial Cashback 60%. Mulai 20-26 Februari 2022, masyarakat bisa menikmati promo spesial tersebut di empat pusat UMKM yakni Food Plaza, Waka Waka, Pasar Segar, dan Kuliner Pasar Klandasan.

Situasi pandemi masih menjadi tantangan yang harus ditaklukkan oleh para pelaku usaha di Indonesia, khususnya untuk kembali membangkitkan bisnisnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mendorong pengadopsian teknologi pada pemilik usaha, khususnya UMKM. Digitalisasi UMKM juga menjadi fokus Pemerintah Balikpapan, Kalimantan Timur, mengingat banyak pelaku UMKM yang perlu didorong untuk kembali bangkit dari pandemi. 

Berdasarkan data Pemerintah Kalimantan Timur, pada 2021 dari sekitar 309.000 UMKM terdapat 160.000 UMKM atau lebih dari 50% UMKM yang terimbas dampak pandemi Covid-19 dan berpengaruh pada perputaran roda ekonomi lokal.

Eka Nilam Dari, Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay mengatakan, “Program Semangat UMKM Lokal merupakan bukti komitmen ShopeePay untuk membantu para merchant, khususnya UMKM, dalam meningkatkan transaksi mereka dengan memanfaatkan promo cashback lebih besar untuk menarik minat konsumen. Program ini sudah kami hadirkan di sepuluh kota di Indonesia, menggandeng ratusan merchant di lebih dari 45 pusat UMKM. Untuk semakin memperluas dukungan bagi UMKM, program ini kami hadirkan di Balikpapan, kota pertama di Pulau Kalimantan yang hingga kini terus fokus pada kemajuan UMKM lokal. Ke depannya, kami berharap program ini dapat terus membantu lebih banyak pelaku UMKM di seluruh penjuru Tanah air untuk mendorong pertumbuhan usahanya.”

Meraih sukses dengan bermodalkan keberanian
Pusat oleh-oleh khas Balikpapan yang sudah banyak digemari, yaitu Kampoeng Timoer, awalnya dicetuskan dari keberanian dan semangat yang tinggi, Filsa Budi Ambia, Pemilik Kampoeng Timoer (No.1 Oleh-oleh Khas Balikpapan) untuk memulai bisnisnya sendiri di tahun 2012. Genap 10 tahun berbisnis, kini varian produk olahan hasil laut yang dihadirkan telah bertambah selain produk unggulannya Peyek Kepiting Kampoeng Timoer. Filsa yakin bahwa kunci kesuksesan yang diraih Kampoeng Timoer dapat diraih berkat semangat berinovasi dan kecepatan adaptasi dengan kondisi saat ini yang serba digital.

“Situasi pandemi saat ini tentunya semakin mendorong para pelaku bisnis untuk lebih melek teknologi guna meningkatkan penjualan, begitupun halnya dengan kami di Kampoeng Timoer. Guna terus menjaga perputaran usaha di masa pandemi, kami terus beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan kebiasaan masyarakat yang sudah semakin terbiasa untuk bertransaksi secara digital mengingat keamanan dan kemudahan yang ditawarkan, khususnya di masa pandemi. Untuk itu, Kampoeng Timoer mulai mengadopsi layanan pembayaran digital ShopeePay serta masuk ke layanan pemesanan makanan online dan marketplace untuk dapat melayani pelanggan kami secara lebih baik lagi," kata Filsa Budi Ambia.

Upaya mendorong pertumbuhan UMKM lokal di Balikpapan secara lebih luas juga datang dari Komunitas Tangan Di Atas (TDA). Yogi Purwoko, Ketua Komunitas TDA Balikpapan mengatakan bahwa UMKM adalah salah satu sektor yang paling membutuhkan dukungan dari banyak pihak di masa pandemi sekarang ini.

Komunitas TDA Balikpapan secara aktif menghadirkan berbagai program dan aktivitas bagi para pegiat usaha dari berbagai skala bisnis untuk bersama-sama mencari solusi menghadapi tantangan yang tengah dihadapi di situasi pandemi ini.

"Sesuai dengan tagline Kolaboraksi Untuk Negeri yang selalu digaungkan, secara rutin komunitas ini mengadakan Kopdar 2 minggu sekali, Visit Bisnis, Kelompok Mentoring Bisnis, MoU dengan Kampus, dan banyak program yang lainnya. Penggunaan teknologi dan masuk ke dalam ekosistem digital adalah salah satu kuncinya, seperti halnya layanan pembayaran digital ShopeePay yang dapat mendorong transaksi pelanggan pada bisnis UMKM dengan promo yang ditawarkan, dan pemilik bisnis mendapatkan benefit lebih dengan data penjualan yang otomatis direkap di sistem untuk membantu menyusun strategi penjualan yang lebih baik ke depannya. QRIS yang compatible dengan semua perbankan serta pembayaran online pun akan meningkatkan peluang penjualan lebih tinggi karena konsumen merasa dimudahkan. Kami harap program ShopeePay Semangat UMKM Lokal ini juga dapat semakin mendorong transaksi pelanggan di berbagai UMKM di Balikpapan," jelas Yogi Purwoko.

Melalui program Semangat UMKM Lokal, ShopeePay pun berupaya merangkul lebih banyak UMKM lokal di Balikpapan dan seluruh Indonesia untuk masuk ke dalam ekosistem digital. Selain menghadirkan promo cashback spesial 60%, ShopeePay menyiapkan sebuah laman khusus ShopeePay Semangat UMKM Lokal di aplikasi Shopee untuk memberikan visibilitas yang lebih besar bagi pelaku UMKM dari daerah yang telah dikunjungi sebelumnya.

Selama program Semangat UMKM Lokal berjalan, turut diperkenalkan juga aplikasi Mitra Shopee sebagai layanan yang dapat membantu para pemilik warung tradisional di Balikpapan dan kota lainnya untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari penjualan produk pulsa, paket data, token PLN, voucher game, layanan top-up saldo ShopeePay dan produk digital lainnya.

Unduh aplikasi Shopee secara gratis melalui App Store atau Google Play Store dan segera aktifkan ShopeePay. (RO/OL-10)

BERITA TERKAIT