19 February 2022, 21:58 WIB

Diskon PPN Disambut Pengembang dan Konsumen, 67 Unit Hunian Prima Aryana Terjual dalam Sebulan


Mediaindonesia.com |

KEPUTUSAN pemerintah memperpanjang insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) atau diskon PPN sebesar 50% sampai September 2022 disambut gembira pengembang PT Purinusa Jayakusuma. Pengembang kawasan Karawaci itu, merespons dengan meresmikan show unit produk terbaru, Prima Aryana. 

MarComm & PR untuk Aryana Andre Utama mengatakan, Pembukaan show unit untuk memudahkan calon konsumen mengetahui kualitas hunian di kawasan premium itu. 

“Konsumen bisa melihat langsung kualitas hunian yang bangun, sehingga dapat merasakan atmosfir tinggal di Prima Aryana,” Ujar Andre Utama di Karawaci, Tangerang, Sabtu (20/2). 

Prima Aryana merupakan hunian dua lantai dengan konsep Tropical Minimalis. Properti ini berada di lokasi pengembangan Aryana Karawaci. Melalui unit contoh, masyarakat dapat melihat secara langsung, sekaligus merasakan atmosfir tinggal di perumahan ekslusif itu. 

Direktur Operasional Purinusa Jayakusuma, Herman Purwadinata menambahkan, melalui pembukaan unit contoh, pihaknya juga menyampaikan perkembangan proyek kepada konsumen yang sudah melakukan transaksi. 

“Hanya dalam waktu kurang satu bulan setelah kami perkenalkan ke publik, 67 unit telah terjual. Karena itu, melalui momentum ini, kami juga ingin menyampaikan perkembangan proyek yang sudah dipesan oleh konsumen,” katanya. 

Memeriahkan peluncuran rumah contoh ini, Purinusa menggelar bazar elektronik dengan diskon sampai 70%. Berbagai elektronik rumah tangga dipasarkan dengan harga khusus, sementara bagi masyarakat yang langsung melakukan transaksi pembelian unit di Prima Aryana, juga disediakan berbagai promo, yaitu free digital smartlock, biaya BPTTB - BN & pajak pembeli. 

Komisaris Utama Purinusa Jayakusuma Mariani Santoso mengakui klaster baru di kawasan Aryana Karawaci, terdorong oleh pemberian insentif pemerintah. 

Baca juga :: Raih SLE Award 2022, Bukti Nasabah masih Loyal dengan Bank Muamalat

“Selain itu juga tingkat kepercayaan konsumen terhadap produk properti kami juga terus tumbuh,” Mariani Santoso. 

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 6/PMK.010/2022 tentang pajak pertambahan nilai atas penyerahan rumah tapak dan satuan rumah susun, insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) atau diskon PPN sebesar 50% sampai September 2022. 

Kebijakan lanjutan itu telah mendorong konsumen untuk membeli properti. Sebagai catatan, memasuki tahun keempat, pengembangan Aryana Karawaci, Purinusa Jayakusuma telah membuka delapan kluster dengan total 2.500 unit. 

Pimpinan Proyek Prima Aryana Yusman Gultom menambahkan, Kawasan Prima Aryana nantinya merupakan kluster hunian siap huni tanpa mengharuskan pembeli melakukan banyak renovasi lagi. 

Inovasi telah dilakukan pengembang pada layout hunian, sehingga memaksimalkan akses cahaya dan sirkulasi udara. Juga pemanfaatan sudut ruang, termasuk adanya kanopi multifungsi pada area carport. Pengembang juga menambah fitur digital smartlock pada pintu utama yang bertujuan mengoptimalkan sistem keamanan. 

Klaster Prima Aryana terletak di pusat Kawasan Aryana Karawaci seluas 1,5 ha dengan total 139 unit hunian. lebar jalan Kawasan mencapai 7-12 meter yang akan memudahkan penghuni untuk berolahraga. Atau menuju area komersial maupun ke waterpark yang bisa dicapai hanya dengan bersepeda ataupun berjalan kaki. Penghuni Prima Aryana juga dapat memanfaatkan fasilitas Aryana Waterplay secara gratis selama 2 tahun. Fasilitas kawasan juga akan terus ditambah dengan siap beroperasinya stasiun pengisian bahan bakar Pertamina dan area komersial.  

Keunggulan Kawasan Aryana Karawaci tidak lepas dari posisi Kawasan yang merupakan akses penghubung dari beberapa developer besar seperti Lippo Karawaci, Summarecon & Paramount Serpong dan juga Citra Raya. 

“Ke depannya PT Purinusa Jayakusuma akan membuka kembali beberapa kawasan perumahan pada area yang sama dengan tipe dan konsep yang berbeda,“ ujar Yusman Gultom menambahkan. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT