15 February 2022, 20:01 WIB

KEK Mandalika Beri Peluang Rp2,2 Triliun bagi UMKM 


Andhika Prasetyo |

DEPUTI III Kantor Staf Presiden Panutan Sulendrakusuma menyebut pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat, membuka peluang bisnis hingga Rp2,2 triliun bagi pelaku Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM). 

Peluang tersebut muncul dari hasil evaluasi yang dilakukan KSP terhadap situasi yang berkembang dalam beberapa waktu terakhir, termasuk ketika tes pra-musim MotoGP digelar pekan lalu. 

"Hasil estimasi multiplier effect KEK Mandalika sebesar Rp4,8 triliun. Dari jumlah itu 45,8% akan lari ke UMKM atau sekitar Rp2,2 triliun," kata Panutan di gedung Bina Graha Jakarta, Selasa, (15/2). 

Panutan mengakui, momentum World Superbike Championship (WSBK) 2021 dan MotoGP 2022 memberi implikasi begitu besar bagi geliat UMKM terutama pada sektor pariwisata. Dengan demikian, diharapkan akan ada lebih banyak UMKM lokal yang terlibat langsung dalam menunjang wisata prioritas Mandalika. 

Baca jugav : Sandiaga : Para Wisman Minta Masa Karantina di Indonesia Dipersingkat 

"Seperti tumbuhnya UMKM penyedia sewa mobil dan motor, akomodasi penginapan homestay, dan camping ground," ujarnya. 

Jika kondisi tersebut terus berjalan dengan baik, ia mengestimasi kontribusi KEK Mandalika terhadap pertumbuhan ekonomi daerah akan mencapai 1,7% per tahun. 

Pengembangan KEK Mandalika merupakan proyek jangka panjang yang digagas pemerintah. Berbagai upaya pembangunan pendukung pun akan terus dilakukan untuk menjaga keberlanjutan dampak multipliernya. 

"KSP juga mendorong implementasi program-program Kementerian Koperasi dan UKM, seperti revitalisasi kelembagaan dan fasilitasi pembiayaan pasar tematik (pusat oleh-oleh, souvenir dan handicraft), serta lembaga inkubator wirausaha. Kami juga mendorong dibangunnya balai latihan kerja serta perguruan tinggi vokasi," tandasnya. (OL-7)
 

BERITA TERKAIT