27 January 2022, 20:17 WIB

Menhub : Pembangunan Transportasi di IKN Butuh Rp582,6 M Tahun Ini 


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

MENTERI Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjelaskan, anggaran untuk pembangunan sektor transportasi di Ibu Kota Negara (IKN) di Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, capai ratusan miliaran rupiah. 

“Total kebutuhan pendanaannya mencapai Rp582,6 Miliar untuk tahun 2022,” jelas Menhub dalam keterangan resmi, Kamis (27/1). 

Adapun sistem transportasi yang akan dikembangkan di IKN, yakni pada transportasi udara akan dilakukan pengembangan bandara mengusung konsep Aerotropolis yang terintegrasi, dan memperhatikan etika lingkungan. 

Di sektor transportasi laut, akan dikembangkan penggunaan kapal autonomous untuk kapal penumpang maupun barang, konsep smart port dan traffic separation scheme (TSS). 

Selanjutnya, di sektor transportasi darat akan dikembangkan fasilitas pejalan kaki, sepeda, kendaraan listrik berbasis baterai, dan kendaraan autonomous untuk angkutan bus. 

Baca juga : Mendag bakal Gugat Balik Negara Eropa di WTO

“Untuk mendukung pembangunan di kawasan IKN, kami telah siapkan konsep smart city, smart mobility,” jelas Budi. 

Menhub menambahkan, dengan terbatasnya ruang fiskal pendanaan oleh APBN, pemerintah memberikan kesempatan kepada pihak swasta atau badan usaha untuk turut berperan membangun sektor transportasi IKN melalui skema Pembiayaan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). 

"Dalam membangun konektivitas dan aksesbilitas IKN, transportasi publik yang ramah lingkungan menjadi pilihan utama,” ucapnya. 

Pihaknya menjelaskan, saat ini di Kalimantan Timur telah memiliki sejumlah prasarana transportasi yang akan mendukung konektivitas di IKN, seperti Bandara di Balikpapan dan Samarinda, Pelabuhan Semayang, Pelabuhan Kariangau dan Pelabuhan Kaltim Kariangau Terminal (KKT). 

Kemenhub menegaskan akan optimalkan prasarana yang ada dan akan membangun sejumlah infrastruktur transportasi di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) maupun daerah sekitarnya, seperti terminal tipe A, Bus Rapid Transit (BRT), Bandara khusus VVIP, Kereta Api Perkotaan dan antarkota (Trans Kalimantan), intelligent transport system (ITS), dan lainnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT