12 January 2022, 21:50 WIB

Realisasi Investasi ESDM Capai US$28,2 M, Didominasi Sektor Migas 


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

REALISAS investasi bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menembus US$28,2 miliar sepanjang 2021 atau 107% dari realisasi investasi di 2020 yang sebesar US$26,3 miliar. 

Sektor minyak dan gas (migas) unggul dibanding sektor lain dalam capaian realisasi tersebut, dengan hasilkan US$15,9 miliar di 2021. Disusul sektor kelistrikan dengan US$6,8 miliar. 

Kemudian, sektor mineral dan batubara (minerba) senilai US$4,1 miliar dan sektor energi baru dan terbarukan (EBT) sebesar US$1,4 miliar. 

"Dalam mencapai angka ini ada langkah strategis seperti pemberian intensif, membantu penyelesaian sengketa lahan, dan mempermudah perizinan (usaha)," jelas Arifin Tasrif, Menteri ESDM dalam konferensi pers virtual, Rabu (12/1). 

Pada 2021, lifting minyak bumi mencapai 660 ribu barel per hari atau MBOPD dan gas bumi sebesar 982 juta barrel per hari (MBOEPD). 

Baca juga : Menteri ESDM Sarankan Kontrak Batu Bara PLN Selama 5 Tahun 

ESDM memiliki target produksi minyak bumi satu juta barel per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari (BSCFD) pada 2030 mendatang. 

"Roadmap ke sana sudah kita lakukan dengan mengoptimalisasi lapangan produksi yang ada saat ini. Kemudian teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) dan eksplorasi secara masif," urai Arifin. 

Dari segi pemanfaatan gas domestik di 2021 sebesar 66%, lebih besar dari ekspor dengan angka 34%. Pemanfaatan gas domestik paling besar untuk industri sebesar 27,69%. 

"Sumber-sumber kita banyak dimanfaatkan untuk dalam negeri. Bahan bakar gas untuk transportasi masih kecil. Ini kita berupaya supaya ada konversi dari BBM konvensional ke gas supaya lebih bersih," pungkasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT