12 January 2022, 13:05 WIB

Sandiaga: Investasi Di Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Masih Rendah


Despian Nurhidayat | Ekonomi

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan bahwa investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masih di angka yang rendah. Di mana investasinya hanya mencapai US$ 2,4 miliar.

"Investasinya (sektor pariwisata dan ekonomi kreatif) yang terus berkurang. Pariwisata yang luar biasa masa hanya bisa menarik US$ 2,4 miliar, it's too small. Potensi kita terlalu luas dan besar. We need more investment," ungkapnya dalam acara Market Outlook 2022 bertajuk Gaining from Global Disorder secara virtual, Rabu (12/1).

Lebih lanjut, Sandiaga menargetkan adanya peningkatan jumlah wisatawan mancanegara pada 2022 ini. Di mana peningkatan pergerakan jumlah wisatawan ditargetkan mencapai 260 juta sampai 280 juta wisatawan mancanegara.

Nilai ekspor ekonomi kreatif juga dikatakan akan meningkat atau mencapai US$ 21,3 miliar pada tahun 2022 ini. Nilai tambah ekonomi kreatif juga dikatakan telah mencapai Rp1.240 triliun.

"Ini menempatkan Indonesia posisi ketiga setelah AS dengan Holywood, Korea dengan Squid Games dan Kpop," ujar Sandiaga.

Selain itu, jumlah tenaga kerja pariwisata juga sudah mencapai 14,7 juta, menempatkan pariwisata dan ekonomi kreatif menciptakan 35 juta lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Dia pun menargetkan terjadinya perbaikan nilai devisa pariwisata yang terdampak negatif sejak pandemi berlangsung. Kontribusi PDB juga tengah diupayakan untuk meningkat dengan pariwisata yang berkualitas.

"Pemerintah berorientasi pada pemulihan perekonomian Indonesia. Kita dorong pemanfaatan digitalisasi. Kita juga lihat masyarakat membutuhkan lapangan kerja yang luas. Kita ingin tingkatkan taraf hidup masyarakat, lapangan kerja, dan pendayagunaan UMKM. Program kita di desa wisata dan desa kreatif, pasar tradisional dan sentra UMKM membuka peluang ekonomi bagi masyarakat," tuturnya.

"Kita pahami betul kebutuhan rakyat dan jangkau melalui program yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu. Kita yakin secara komprehensif akan lebih tumbuh dengan lebih kuat, lebih adil dan lebih setara. Kita ingin pastikan sumber daya terdistribusi dengan adil dan merat," pungkas Sandiaga. (OL-12)

BERITA TERKAIT