11 January 2022, 13:58 WIB

PUPR Siapkan Rp5,1 T untuk Sektor Perumahan di 2022


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan mendapat alokasi anggaran sejumlah Rp5,1 triliun di tahun ini untuk program pembangunan perumahan utamanya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Kami ingin masyarakat mendapatkan hunian layak dan berkualitas terutama bagi perumahan dengan fasilitas bantuan pembiayaan dari Pemerintah. Masyarakat harus mendapatkan kualitas rumah sesuai haknya,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono dalam rilisnya, Selasa (11/1).

Baca juga: Rencana Operasi Pasar Minyak Murah Pemerintah Belum Terealisasi

Sejumlah program pembangunan perumahan yang akan dilaksanakan antara lain membangun rumah khusus, rumah susun, peningkatan kualitas rumah swadaya milik MBR yang belum memenuhi standar layak huni, serta penyaluran bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) untuk rumah MBR.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto menjelaskan, berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, pemerintah bersama stakeholders bidang perumahan bekerja keras memastikan 70 persen rumah tangga di Indonesia menghuni rumah layak melalui penyediaan sekitar 11 juta unit rumah.

Dia menjabarkanggaran Rp5,1 triliun akan dimanfaatkan untuk menyediakan target pembangunan 1.823 unit rumah khusus, 5.141 unit rumah susun, penanganan 87.500 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik MBR, dan penyediaan Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU) untuk melayani 20.500 unit rumah milik MBR. 

Untuk memastikan hal tersebut, Iwan mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah, pengembang perumahan, perbankan, dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan hunian layak untuk masyarakat. 

"Kami juga siap menggandeng seluruh mitra kerja bidang perumahan untuk mengoptimalkan seluruh potensi yang ada agar masyarakat Indonesia bisa menempati rumah yang layak huni,” tutupnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT