08 January 2022, 19:49 WIB

Erick Thohir Bangkitkan Krakatau Steel Dari Kebangkrutan


Widhoroso | Ekonomi

SEJAK dipercaya menjabat Menteri BUMN Erick Thohir selalu menekankan perusahaan BUMN serta anak usahanya terus bertransformasi dan melakukan berinovasi dengan melakukan digitalisasi dalam kegiatan usaha. Dengan melakukan digitalisasi, perusahaan-perusahaan pelat merah alias milik pemerintah akan dapat beradaptasi dan menjawab tantangan global.

Salah satu perusahaan pelat merah yang 'terselamatkan' setelah melakukan inovasi seperti yang didorong oleh Erick Thohir adalah PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Digitalisasi menjadi salah satu faktor yang menyelamatkan Krakatau Steel dari ancaman bangkrut (default).

"Krakatau Steel sampai dengan akhir 2021 telah sukses menjalankan restrukturisasi dan transformasi. Hingga November 2021, perseroan berhasil membukukan laba Rp1,06 triliun. Selain itu perseroan mencatat rekor produksi HRC dan CRC yang membuktikan semakin efisien dan kompetitif," terang Erick dalam keterangan yang diterima, Sabtu (8/1).

Melalui platform digital KRASmart Marketplace dan Sales! Go, penjualan produk Krakatau Steel meningkat. KRASmart Marketplace merupakan aplikasi yang memudahkan pembelian produk milik perusahaan pemroduksi baja tersebut.

"Inisiatif strategis yang berhasil dicapai diantaranya peluncuran platform KRASmart Marketplace pada Oktober 2021 sebagai wujud transformasi digital BUMN di era 4.0," ungkap Erick.

Platform penjualan yang menyediakan berbagai produk baja dari Krakatau Steel Group, menawarkan kemudahan pembelian produk baja hulu hingga hilir. Melalui platform ini, konsumen dapat berbelanja produk baja sama seperti marketplace retail yang umumnya digunakan untuk consumer goods.

Fitur yang dapat diunduh di Google Playstore maupun App Store ini akan membawa perubahan bagi industri baja yang selama ini melakukan penjualan secara konvensional. Langkah ini juga menjadi bagian dari transformasi digital BUMN di era industri 4.0 pada core business dan pelayanannya masing-masing.

Dengan pemanfaatan platform digital tersebut, Erick berharap agar transformasi yang dilakukan Krakatau Steel berlanjut. Dikatakan keberhasilan Krakatau Steel menjadi contoh bagi perusahaan BUMN lainnya yang belum melaksanakan transformasi dan digitalisasi.

"Transformasi dan restrukturisasi Krakatau Steel akan terus berlanjut untuk peningkatan Kinerja yang lebih baik. Untuk Krakatau Steel tangguh, Krakatau Steel untuk Indonesia," pungkas Erick. (RO/OL-15)

BERITA TERKAIT