06 January 2022, 18:14 WIB

Industri Mobil Inggris Mogok karena Pandemi dan Kekurangan Semikonduktor


Mediaindonesia.com |

MANUFAKTUR mobil Inggris terhenti pada tahun lalu karena dampak pandemi, termasuk kekurangan semikonduktor. Meskipun demikian, ada rekor permintaan untuk kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan. Data industri menunjukkan hal itu pada Kamis (6/1).

"Sebagian besar produsen mobil milik asing di negara tersebut memproduksi 1,65 juta kendaraan pada 2021," ungkap Society of Motor Manufacturers and Trader (SMMT) dalam suatu pernyataan. Itu berarti kenaikannya hanya 1% dari 2020. Angka tersebut hampir 29% lebih rendah dari tingkat pasar sebelum pandemi pada 2019.

"Ini merupakan tahun yang sangat mengecewakan bagi industri mobil karena covid-19 terus menutupi pemulihan apa pun," kata kepala eksekutif SMMT Mike Hawes dalam pernyataannya. SMMT telah memperkirakan pemulihan menjadi 1,96 juta mobil untuk tahun ini, tetapi perkiraan tersebut sebelum kedatangan varian coronavirus omikron pada akhir November.

Pandemi meletus pada awal 2020 dan telah menekan permintaan kendaraan baru. Ditambah lagi, pasar dipengaruhi oleh krisis rantai pasokan.

Produksi mobil global telah terhambat oleh kekurangan cip komputer di seluruh dunia. Padahal cip merupakan komponen vital di semua jenis kendaraan.

Industri mobil Inggris juga bergulat dengan dampak perdagangan dari keluarnya Inggris dari Uni Eropa pada awal 2021. "Produsen terus berjuang menghadapi berbagai tantangan, seperti pengaturan perdagangan yang lebih ketat, percepatan pergeseran teknologi dan, di atas segalanya, kekurangan semikonduktor global yang menipiskan pasokan," tambah Hawes.

Dalam berita gembiranya, SMMT mengungkapkan permintaan yang memecahkan rekor untuk mobil listrik tahun lalu. Maklum, konsumen Inggris mencari transportasi yang lebih ramah lingkungan sebelum larangan kendaraan berpolusi tinggi.

"Titik terang yang tak terbantahkan yaitu pertumbuhan serapan mobil listrik," kata Hawes. "Tahun yang memecahkan rekor untuk kendaraan terbersih dan terhijau menjadi bukti investasi yang dibuat oleh industri selama dekade terakhir dan daya tarik yang melekat pada teknologi."

Baca juga: Pengangguran Spanyol pada 2021 Catat Rekor Penurunan

Pemerintah Inggris berencana melarang penjualan baru mobil diesel dan bensin di Inggris mulai 2030. Ini sebagai bagian dari upaya untuk mencapai emisi karbon nol bersih pada 2050. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT