23 December 2021, 22:35 WIB

Mampir ke Minaqu, Mentan Syahrul Hasilkan Pembicaraan Strategis


Media Indonesia | Ekonomi

KEHADIRAN secara mendadak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ke green house tanaman endemik Indonesia yang ada di Minaqu Indonesia, Bogor, Jawa Barat menghasilkan pembicaraan strategis. Mentan bahkan berkesempatan diskusi langsung dengan buyer (pembeli) asal mancanegara yang tertarik dengan plasma nutfah nusantara. 

"Kunjungan beliau ke green house ini memang tak lama tapi hasil kunjungan ini sangat berharga. Ada berbagai pembicaraan strategis di antaranya untuk mendongkrak program Gratieks (gerakan tiga kali ekspor) Kementan, melalui kontrak kerja sama dengan pembeli Eropa yang diwujudkan dengan 7 juta tanaman per tahun," ujar CEO Minaqu Indonesia, Ade Wardhana Adinata di Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/12).

Ade juga menginfokan bahwa di 2022 pihaknya tidak hanya akan mengekspor tanaman hias. Namun, semua produk pertanian dari hulu sampai hilir dan turunannya serta produk UKM akan diwadahi Minaqu. "Beliau memang menjalin kemitraan yang cukup kuat dengan kami," tambahnya.

Tak heran, mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu selalu merasa excited untuk menggarap bersama-sama potensi ekspor lain yang dimiliki Indonesia. "Pak menteri memang dadakan ke Minaqu. Beliau membahas banyak hal terkait bagaimana pertanian ke depan harus menjadi ujung tombak kebangkitan ekonomi Indonesia," cetus Ade lagi.

Ia juga menyampaikan sejumlah program potensial dari Minaqu untuk mendukung pasar global Indonesia tahun depan. Tentu saja kesempatan itu bakal dipakai untuk mendongkrak tingkat ekspor Indonesia semakin kencang. Ade bersyukur dengan dukungan nyata dari Menteri Syahrul karena Kementan menilai ada potensi yang bisa terus didorong secara maksimal. 

"Dorongan kepada Minaqu juga akan memberikan dampak untuk mengangkat para petani agar memiliki pasar global," pungkasnya. (RO/O-2)

BERITA TERKAIT