13 December 2021, 15:45 WIB

Inflasi AS Lebih Baik, Harga Emas Naik


Fetry Wuryasti | Ekonomi

HARGA emas diperdagangkan naik mendekati zona US$1.780 di awal sesi perdagangan pagi ini. Sentimen perdagangan relatif terpengaruh oleh dolar AS yang terkoreksi pekan lalu dan kinerja imbal hasil obligasi yang ikut terkoreksi serta sedikit mewaspadai pertemuan The Fed pada pertengahan pekan ini.

Terkait data inflasi AS, rilisnya pada Jumat terlihat kondisi inflasi AS yang sedang memanas walaupun pertumbuhannya tidak secepat periode sebelumnya.

"Untuk sepekan ini fokus perhatian harga emas akan tertuju pada pertemuan The Fed untuk mengonfirmasi pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell di awal bulan ini yang bersuara optimistis akan mempercepat penyelesaian program stimulus supaya dapat melakukan perubahan tingkat suku bunga AS pada 2022," kata Research & Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nikolas Prasetia, Senin (13/12).

Konsolidasi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir mengindikasikan bahwa pasar masih menunggu kepastian terkait kebijakan moneter AS yang akan diumumkan pada pekan ini.

Di awal sesi perdagangan pekan ini, harga emas bergerak di zona konsolidasi yakni di atas zona support di US$1.770 dan zona resistance di US$1.790.

"Resistance terjauhnya berada di US$1.800 hingga ke zona US$1.810 sementara untuk support terjauhnya berada di US$1.770 hingga US$1.760," kata Nikolas. (OL-14)

BERITA TERKAIT