05 December 2021, 14:57 WIB

Saham Tays Bakers Oversubscribed 26x, Cerminan Prospek Cerah Industri Mamin


mediaindonesia.com |

PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers(TAYS), produsen makanan ringan sehat asal Indonesia yang telah menembus pasar internasional, hari ini resmi menutup penawaran umum perdananya (IPO).  

Hasil penawaran saham TAYS yang berlangsung pada 30 November - 2 Desember mencerminkan prospek cerah dan stabil industri makanan dan minuman (mamin) di dalam maupun luar negeri. Pada akhir hari ketiga penawaran umum, saham TAYS telah mencatat oversubscribed hingga 26x dari penjatahan berdasarkan sistem IPO.

"Kami bangga atas kepercayaan para investor kepada Tays Bakers yang menunjukkan adanya korelasi positif antara fundamental perusahaan yang kuat, prospek pertumbuhan perusahaan yang pesat dan potensi pasar lokal maupun ekspor di sektor industri ini yang besar,” komentar Alexander Anwar, CEO PT Jaya Swarasa Agung, dalam keterangan resmi, Minggu (5/12).

Total saham yang ditawarkan kepada publik adalah sebanyak 240.300.000 (dua ratus empat puluh juta tiga ratus ribu) saham baru yang merupakan Saham Biasa Atas Nama. Jumlah ini setara dengan 21,87% dari modal disetor oleh perusahaan setelah IPO. Harga yang ditawarkan adalah sebesar Rp360,- (tiga ratus enampuluh rupiah) per lembar saham, sehingga Perseroan mendapatkan dana dari IPO sebanyak Rp86.508.000.000,-.

"Setelah 20 tahun, Tays Bakers mengambil langkah strategis untuk go public demi mewujudkan visi perusahaan untuk membuat, memasarkan, mendistribusikan, dan menjadi top 10 merek makanan ringan FMCG di Asia Tenggara pada tahun 2025," tambah Alex.

Didirikan pada tahun 1998, Tays Bakers memulai usahanya dengan satu lini produksi wafer stick dengan merek dagang Nitchi. Kini, perusahaan berkembang terus dan memiliki empat kategori produk yaitu biscuit & crackers, rolled wafer, extruded puff snack dan chocolate confectionary dengan berbagai merek dagang yang cukup dikenal salah satunya produk crisp kentang panggang TRICKS. Produk-produk Tays Bakers telah diekspor ke mancanegara, seperti ASEAN, Tiongkok, Taiwan, Korea, Australia, Timur Tengah, hingga Amerika Serikat. (E-3)

BERITA TERKAIT