04 December 2021, 19:15 WIB

Erupsi Semeru, Airnav Peringati Pelaku Usaha Penerbangan Waspadai Abu Vulkanik 


Ferty Wuryasti | Ekonomi

JURU Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Adita Irawati mengatakan terkait letusan Gunung Semeru, pihak Airnav telah menerbitkan notifikasi untuk para pemangku kepentingan penerbangan untuk waspada terhadap abu dampak dari letusan Gunung Semeru. 

"Namun demikian, hingga saat ini operasional penerbangan dan bandara di sekitarnya masih beroperasi seperti biasa," kata Adita, saat dihubungi, Sabtu (4/12). 

Kemenhub mengatakan akan terus memonitor perkembangan kondisi Semeru dan dampak letusannya untuk dapat disesuaikan dengan operasional bandara dan penerbangan. 

Baca juga : Erupsi Gunung Semeru, BNPB: Belum Ada Laporan Korban Jiwa 

Sebagai informasi, kronologi kejadian yang diamati dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, Dusun Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, getaran banjir lahar atau guguran awan panas tercatat mulai pukul 14.47 WIB dengan amplitudo maksimal 20 milimeter. 

Selanjutnya, pada pukul 15.10 WIB, PPGA Pos Gunung Sawur kemudian melaporkan visual abu vulkanik dari guguran awan panas sangat jelas teramati mengarah ke Besuk Kobokan dan beraroma belerang. 

Catatan yang dihimpun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah. (OL-7)

BERITA TERKAIT