02 December 2021, 10:27 WIB

Turki Berminat Pasarkan Specialty Kopi, Herbal dan Buah-buahan Indonesia


mediaindonesia.com | Ekonomi

Tim DELRI Kementan bertemu dengan anggota MUSIAD Turki dalam rangka menjalin kerja sama perdagangan. Diterima oleh Osman Nuri, Vice Chairman of Diplomatic Relations Comission, mereka menyatakan ketertarikannya akan produk pertanian Indonesia.

Osman Nuri mengaku sangat antusias untuk bisa bekerja sama memasarkan produk kopi, herbal, dan buah-buahan dari Indonesia. Terutama specialty kopi dari Indonesia yang sangat khas menjadi keunggulan tersendiri untuk dikenalkan ke Turki.

Rencananya, secara spesifik anggota MUSIAD akan menindaklanjuti dengan komitmen di business matching yang akan diselenggarakan bersamaan dengan kegiatan One Day With Indonesia Coffe, Fruit and Floricilture (Odicoff) esok hari di Istanbul.

Baca Juga: Di Dubai, Kementan Tandatangani Kontrak Dagang Lebih dari Rp1 Triliun

Kegiatan Odicoff sebagai langkah Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks) oleh Mentan Syahrul Yasin Limpo ini akan diselenggarakan esok hari mengundang sekitar 40 buyer dari Yurki dan 20 pelaku usaha dari Indonesia.

Sementara itu Ketua Tim DELRI sekaligus Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi menyampaikan potensi komoditas pertanian sangat bervariasi dan berpeluang besar untuk masuk ke pangsa pasar Turki. “Odicoff sebagai ajang kita mempertemukan pelaku usaha dan buyer, mudah-mudahanan esok ada kesepakatan dagang antara mereka. Jika dilihat hasil pertemuan hari ini sudah bisa dipastikan kopi specialty kita akan masuk ke pasar Turki,” ujar Suwandi.

Sebagai informasi neraca perdagangan pertanian Indonesia dengan Turki pada tahun 2020 mengalami surplus bagi Indonesia senilai Rp5,1 Triliun. Ekspor pertanian Indonesia ke Turki pada tahun 2020 mencapai Rp5,8 Triliun dengan komoditas ekpor utama yaitu kelapa sawit, karet, kelapa, dan kakao. (RO/OL-10)

BERITA TERKAIT