01 December 2021, 19:05 WIB

Surplus Capai 9,63 juta ton, Tidak Perlu Impor Beras


Despian Nurhidayat | Ekonomi


KEPALA Biro Humas dan Infomasi Publik Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga Andri mengatakan bahwa pada tahun ini, Indonesia tidak akan kekurangan beras dan tidak perlu melakukan impor beras. 

Pasalnya, sampai dengan akhir Desember 2021, diperkirakan terdapat surplus stok beras sebesar 9,63 juta ton.

"Kementerian Pertanian menargetkan produksi beras pada masa tanam (MT) II 2021 sebanyak 14,25 juta ton dengan surplus beras di awal Juli 2021 sebesar 10,29 juta ton. Sementara itu, konsumsi beras diperkirakan mencapai 14,91 juta ton, sehingga akhir Desember 2021 diperkirakan terdapat surplus stok beras sebesar 9,63 juta ton," ungkapnya kepada Media Indonesia, Rabu (1/12).

Lebih lanjut, Kuntoro menambahkan bahwa produksi beras pada MT I 2021 sebesar 17,56 juta ton dan terdapat surplus overstok pada Januari 2021 sebesar 7,39 juta ton. Sementara itu, jumlah konsumsi nasional 14,67 juta ton, sehingga akhir Juni 2021 terdapat surplus beras sebanyak 10,29 juta ton.

Dia menambahkan, hasil perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat potensi produksi beras di Indonesia dari berbagai provinsi mencapai 31,69 juta ton sampai akhir tahun ini. Jumlah tersebut meningkat sekitar 351 ribu ton dari total produksi beras pada tahun lalu yang sebanyak 31,33 juta ton.

"Jumlahnya meningkat 351 ribu ton atau 1,12% kalau dibandingkan 2020," kata Kuntoro.

Potensi produksi beras ini berasal dari estimasi produksi beras mencapai 26,15 juta ton pada Januari-September 2021. Lalu ditambah dengan proyeksi produksi beras sebanyak 5,54 juta ton pada Oktober-Desember 2021.

Dihubungi secara terpisah, Sekretaris Perusahaan Perum Bulog, Awaludin Iqbal menegaskan bahwa cadangan beras di gudang milik Perum Bulog juga masih cukup untuk ketersediaannya.

"Cadangan beras kita Insya Allah cukup. Kalau di Bulog itu di atas 1 juta ton (cadangan beras). Panen tahun ini juga relatif lebih tinggi dibandingkan 3 tahun terakhir," pungkas Iqbal. (Des/E-1)

BERITA TERKAIT