30 November 2021, 19:50 WIB

Kredit UMKM Nasional Tumbuh Pesat, BRI Jadi Pemegang Pangsa Pasar Terbesar 


Fetry Wuryasti | Ekonomi

PT Bank Rakyat Indonesia telah menyalurkan kredit UMKM sebesar 67,4% dari total kredit UMKM nasional. Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengatakan bahwa bank melihat kecenderungan kredit usaha mikro dan kecil BRI masih meningkat selama 4-5 bulan terakhir dan posisinya sudah mencapai di atas pre-covid atau sebelum adanya Covid. 

"Angka ini menunjukkan bahwa para pelaku UMKM telah recovery. Tinggal bagaimana kita menjaga kondisi pengendalian Covid-19 agar masyarakat semakin menjaga disiplin protokol kesehatan,” kata Supari, Selasa (30/11). 

Dari laporan publikasi BRI hingga kuartal III tahun 2021, tercatat kredit UMKM tumbuh 12,5% (yoy), sehingga nominalnya kini telah mencapai Rp848,6 triliun. 

Supari pun menyebut kapasitas menabung pelaku UMKM sudah mulai menanjak. Pihaknya menggambarkan, sebelum pandemi persentase pertumbuhan mencapai 16%, kemudian mengalami penurunan pada 2020 menjadi 5,8%. 

Baca juga : Kadin Jakarta Nilai Perhitungan UMP DKI sudah Sesuai 

Hingga kuartal ketiga 2021 persentase pertumbuhannya sekitar 6,3%. Dia memproyeksikan tren ini akan terus meningkat dan tahun depan pertumbuhannya sudah akan mendekati pre-covid. 

Hasil riset dari Indeks UMKM BRI pun menunjukkan akan ada proyeksi pertumbuhan yang sangat atraktif pada triwulan IV 2021. Apabila kondisi ini bisa dipertahankan, maka pertumbuhan UMKM pada 2022 akan semakin membaik. 

"Jika hal tersebut terjadi maka sesungguhnya akan ada percepatan recovery. Saya memprediksi semester II-2022 itulah nanti benar-benar para pelaku UMKM mengalami kondisi seperti pre-covid, yang prediksi awalnya sesungguhnya terjadi pada kuartal pertama 2023. Jadi kami perkirakan pemulihannya akan berlangsung lebih cepat," kata Supari. 

Pada triwulan III tahun 2021, BRI juga telah selesai melakukan proses Holding Ultra Mikro. Sehingga 22 juta data dari pelaku usaha mikro dan ultra mikro dapat terintegrasi. (OL-7)

BERITA TERKAIT