30 November 2021, 15:22 WIB

 IAPI Dikukuhkan Jadi Anggota Penuh Akuntan Publik Internasional


mediaindonesia.com | Ekonomi

INSTITUT Akuntan Publik Indonesia (IAPI) telah dikukuhkan sebagai anggota penuh (full member) International Federation of Accountants (IFAC) pada 10 November 2021.

Dengan status barunya itu, IAPI resmi diakui sebagai organisasi profesi akuntansi (Professional Accountancy Organization - PAO) berkualitas tinggi di antara 180 PAO di 135 negara yang menjadi anggota penuh IFAC.

Sebelumnya, sejak 2014, IAPI berstatus sebagai Associate Member IFAC. Perubahan status keanggotaan IAPI di IFAC ini merupakan capaian yang membanggakan bagi profesi Akuntan Publik di Indonesia.

Terlebih, itu terjadi beriringan dengan momen serah terima Presidensi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun 2022 dari Italia kepada Indonesia yang dilakukan pada akhir KTT G20 di Roma, Italia pada 30-31 Oktober 2021.

Ketua Umum IAPI Hendang Tanusdjaja berkeyakinan, dengan menyandang status yang bergengsi tersebut, IAPI akan semakin diakui di dunia internasional sebagai organisasi yang berintegritas dalam menjalankan amanahnya untuk melayani kepentingan publik dan meningkatkan kepercayaan publik.

“Kami berkomitmen mengupayakan peningkatan kualitas audit bagi para anggota serta mendukung program-program pemerintah dalam merespons isu-isu terkini di era new reality pascapandemi, digitalisasi, climate change, sustainability/ESG, dan topik-topik penting lainnya," jelas Hendang dalam keterangan pers, Selasa (30/11)..

Ia juga menjelaskan topik penting lainnya terkait pengembangan bisnis UMKM, KAP berskala small medium practitioners (SMPs), dan standar-standar profesional lainnya dengan berkolaborasi sinergis antar-regulator dan para pemangku kepentingan dalam peningkatan kompetensi dan kualitas anggota dalam penyediaan jasa audit, asuransi, dan jasa lainnya.

Sebagai Asosiasi Profesi Akuntan Publik yang telah mendapatkan pengakuan kesetaraan secara internasional tersebut, lanjut Hendang, IAPI berkomitmen penuh untuk menjalankan praktik internasional.

Praktik yang dimaksud adalah dengan mengadopsi standar internasional untuk auditing, asuransi, dan jasa terkait lainnya yang diterbitkan The International Auditing and Assurance Standards Board (IAASB) dan kode etik untuk akuntan profesional yang diterbitkan The International Ethics Standards Board for Accountants serta menjalankan statement of membership obligation (SMO) – IFAC.

Standar kompetensi anggota IAPI akan mengikuti International Education Standards (IESs).

IAPI secara intensif dan berkesinambungan juga akan menyosialisasikan standar dan kode etik tersebut kepada seluruh anggotanya yang saat ini berjumlah sekitar 5.240 anggota melalui beragam kegiatan.

Standar dan kode etik terkait program pendidikan berkelanjutan (PPL), seminar, workshop, forum diskusi, serta terus berkolaborasi dengan regulator yang relevan dengan profesi Akuntan Publik dan PAO di tingkat nasional, regional, dan global.

Untuk memenuhi IESs tersebut, IAPI juga menyelenggarakan ujian-ujian CPA yang tersebar di 59 test centers.

“Dengan begitu, kemampuan anggota IAPI baik yang baru bersertifikat CPA (belum memiliki izin Akuntan Publik) maupun yang sudah mempunyai izin Akuntan Publik dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dapat terus bertambah dan berkembang untuk mendukung program-program pemerintah dalam pemulihan perekonomian Indonesia pascapandemi serta menciptakan perekonomian yang berkelanjutan,” ucap Hendang. (RO/OL-09)

 

BERITA TERKAIT