29 November 2021, 19:44 WIB

Pasar Mobil Kemayoran Mulai Menggeliat


Widhoroso | Ekonomi

PEMBATASAN berbagai kegiatan selama kurang lebih dua tahun akibat munculnya pandemi Covid-19 berimbas besar pada sisi ekonomi di berbagai lini. Namun, seiring dengan penanganan Covid-19 yang terus dilakukan pemerintah seperti menggencarkan vaksinasi, kondisi saat ini makin membaik.

Menurunnya level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara perlahan membuat kegiatan ekonomi kembali meningkat, termasuk sektor otomotif yang sempat mengalami penurunan. Kondisi membaiknya sektor otomotof ini terlihat di Pasar Mobil Kemayoran (PMK), Jakarta  yang berangsur pulih.

Meski sempat terkena efek pandemi, PMK saat ini kembali mulai ramai dikunjungi para pecinta otomotif. Hal ini tentu menjadi alternatif bagi pengunjung karena PMK merupakan pusat penjualan mobil dan suku cadang serta perbengkelan yang terbesar di Jakarta.

General Manager PMK, Subiyantoro, Senin (29/11) menjelaskan bahwa pihaknya akan terus menjadikan PMK sebagai pusat belanja dan aktivitas otomotif di Indonesia. Ia menambakan, PMK juga berencana menggelar beberapa kegiatan otomotif.

"Kami berharap Covid—19 segera berakhir karena kami berencana untuk  menggelar pameran kendaraan yang diprakarsai oleh para paguyuban showroom dan akan mengundang seluruh komunitas pedagang mobil di lndonesia, tujuannya untuk menampilkan kembali eksistensi PMK sebagai pusat otomotif lengkap dan juga menarik di lndonesia," papar Subiyantoro.

Ditambahkan, Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran) selaku pengelola PMK juga aktif melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan promosi PMK sebagai unit usaha di industri otomotif. Dalam menghadapi tantangan Covid—19, PPK Kemayoran berusaha melaksanakan proses kerja berbasis digital. Kedepannya, pecinta otomotif akan dapat melihat beragam produk otomotif yang dipasarkan di PMK melalui website pasarmobilkemayoran.com.

Menempati luas tanah seluas 8,5 hektare di tengah kota, PMK menyediakan penjualan mobil dari nilai harga jual kendaraan termurah hingga kendaraan termahal. Kelengkapan fasilitas dan aksesoris dengan varian harga ini membuat PMK mampu bertahan dan bangkit memulihkan ekonomi meski di masa pandemi.

Pelanggan PMK pun tidak terbatas pada pasar lokal saja melainkan sudah diminati hingga ke mancanegara. Pelanggan dari negara—negara tetangga seperti Malaysia, Brunei Darussalam hingga Filipina menjadikan PMK sebagai pilihan bagi mereka untuk memenuhi kebutuhan otomotif mereka. (RO/OL-15)

BERITA TERKAIT