28 November 2021, 22:44 WIB

Semarak Smart City Tawarkan Solusi Keuangan Terintegrasi 


mediaindonesia.com | Ekonomi

Kerja Sama MOU BNI dengan Pemkot Solo: Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka (kanan) berbincang dengan Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati (kedua kanan) ditemani oleh Direktur Layanan dan Jaringan BNI Ronny Venir (ketiga kanan) saat bertransaksi menggunakan QRIS BNI Mobile Banking, Jumat (26/11/2021).


KOTA pintar (smart city) merupakan konsep inovatif dalam mengatasi berbagai persoalan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Konsep ini pun semakin sering digunakan untuk mengembangkan wilayah perkotaan yang masyarakatnya membutuhkan mobilitas dinamis dan serbacepat guna mengakselerasi kinerja ekonomi daerah. 

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk pun berkomitmen untuk memberikan solusi yang terintegrasi dengan teknologi informasi dalam tata kelola kota dan kabupaten di Indonesia. Hal itu sejalan pula dengan kebijakan Presiden Joko Widodo untuk membentuk Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD) untuk mendorong percepatan implementasi elektronifikasi transaksi di pemerintah daerah (ETPD). 

Dalam hal ini, BNI ikut dalam kerja sama Penggunaan Fasilitas Layanan Jasa Perbankan dan Dukungan Program Smart City Pemerintah Kota Surakarta serta penyerahan rekor Muri untuk digitalisasi ekosistem pasar di Surakarta. 

Baca Juga: BNI Gandeng Avana Berdayakan Brand Lokal dan Reseller di Program Aku Saudagar Muda 

Acara penandatanganan nota kesepahaman dihadiri Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, segenap jajaran Muspida Kota Surakarta, Kepala Perwakilan BI Surakarta Nugroho Jaka Prastowo, segenap rekan-rekan Muri, serta Direksi BNI, Jumat (26/11). 

Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati menyampaikan konsep smart city menjadi salah satu pembahasan hangat dalam berbagai forum internasional seperti forum G-20 bidang digital pada Agustus 2021.

Konsep smart city juga mulai dilirik investor, yang terlihat dari keberhasilan Presiden Jokowi dalam mengantongi komitmen investasi dari beberapa negara, termasuk kesepakatan G-42. 

“Demi mendukung konsep smart city ini, kami berkomitmen untuk memberikan solusi yang terintegrasi dengan tujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan warga,” katanya. 

Adi Sulistyowati menyampaikan perseroan pun menghadirkan program BNI Smart City yang hadir dengan solusi end to end yang dapat memenuhi seluruh ekosistem di Kota Surakarta dan sekitarnya. Yang mencakup smart government untuk ekosistem pemkot, pemda; smart healthcare untuk ekosistem kesehatan; smart farming untuk ekosistem pertanian, perikanan, perkebunan, dan kehutanan; smart education untuk ekosistem pendidikan; smart UMKM untuk ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM); smart tourism untuk ekosistem pariwisata, serta smart industrial estate untuk ekosistem kawasan industri dan berikat. 

Menurutnya, program BNI Smart City tidak hanya terfokus pada pengembangan ekosistem, tetapi juga turut mendukung program digitalisasi kabupaten atau kota tujuan. “Sebagai pionir dalam digital banking, BNI akan menyediakan layanan perbankan secara menyeluruh, yang meliputi layanan dan jasa perbankan, pengembangan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) dan smart city, serta pemberdayaan dan peningkatan kapasitas UMKM,” imbuhnya. 

Sebagaimana diberitakan, solusi yang telah dapat BNI berikan bagi pemkot/pemkab antara lain solusi pembayaran belanja daerah dengan BNI Direct, SP2D Online, dan virtual account debit, solusi penerimaan daerah dengan E-PBB, E-PDAM, E-Samsat, dan E-Retribusi. 

Perseroan juga telah memiliki BNI marketplace untuk membantu pemerintah kota/kabupaten dalam mempromosikan pariwisata dan produk UMKM, serta pemasaran secara daring. Ada juga penyediaan uang elektronik seperti BNI Tapcash dan LinkAja bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan transaksi nontunai dalam mendukung cashless society. 

BNI juga menyediakan berbagai solusi finansial bagi ASN yang memudahkan dalam tabungan, transaksi keuangan melalui mobile banking, fasilitas kredit tanpa agunan bagi ASN yang sudah ber-payroll di BNI, fasilitas kredit kepemilikan rumah, sampai dengan asuransi kesehatan. 

Selain itu, BNI mendukung UMKM untuk go global melalui program BNI Xpora yang memberikan solusi terintegrasi dalam melayani UMKM yang berorientasi ekspor melalui one stop shopping solution hub yang tersebar di tujuh kota, yakni Jakarta, Bandung, Solo, Denpasar, Surabaya, Medan, dan Makassar, serta digital portal Xpora yang dapat diakses di mana saja dan kapan saja. 

“BNI juga didukung dengan enam kantor cabang BNI luar negeri di New York, London, Tokyo, Hong Kong, Seoul, dan Singapura, yang membantu perluasan pasar bagi UMKM, matchmaking business, dan bekerja sama dengan kedutaan setempat, mengajak UMKM ikut serta dalam event dan pameran di luar negeri,” paparnya. (RO/S2-25)

BERITA TERKAIT