27 November 2021, 21:51 WIB

Asuransi Rangka Kapal Milik Jasindo Tumbuh Signifikan


Mediaindonesia.com | Ekonomi

INDUSTRI asuransi di Indonesia terus memperlihatkan pertumbuhan positif di tengah bayang-bayang pandemi covid-19. Dari data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), premi asuransi umum tumbuh sebesar 2,05% mencapai Rp38,54 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp37,77 triliun. 

Salah satu pertumbuhan positif tersebut tercatat di lini bisnis asuransi rangka kapal. Menurut Direktur Eksekutif AAUI Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe, meskipun ada tekanan dalam aktivitas maritim akibat pandemi covid-19 tetapi premi asuransi rangka kapal sudah memperlihatkan pertumbuhan pada kuartal I 2021.

PT Asuransi Jasa Indonesia atau Asuransi Jasindo yang merupakan bagian dari Indonesia Financial Group (IFG) sebagai salah satu perusahaan yang memiliki produk asuransi rangka kapal atau marine hull mencatatkan pertumbuhan premi bruto yang signifikan hingga September 2021 sebesar Rp346,67 miliar atau tumbuh 87% dibandingkan dengan pendapatan premi bruto tahun sebelumnya pada bulan yang sama yakni Rp185,56 miliar.

Menurut Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Cahyo Adi, seiring dengan kenaikan perolehan premi bruto, perolehan hasil underwriting netto juga menunjukkan kinerja positif dengan mencatatkan perolehan sebesar Rp89,74 miliar atau naik 125% dibanding hasil underwriting netto tahun sebelumnya di bulan yang sama yakni Rp39,78 miliar. "Untuk penyelesaian klaim tercatat penurunan dari Rp83,82 miliar menjadi Rp42,17 miliar," lanjutnya dalam keterangan resmi, Sabtu (27/11).

Baca juga: Menhub Sebut Integrasi Data Secara Digital Percepat Layanan Pelabuhan

Dari lima subclass of business yang menopang asuransi rangka kapal (hull & machinery, protection & indemnity, wreck removal, builder risk, dan single voyage), tercatat hull & machinery insurance tercatat sebagai penyumbang premi terbesar dengan proporsi 91% dari total premi bruto disusul dengan protection & indemnity sebesar 6,7%. Cahyo mengaku perolehan hasil positif ini tidak lepas kolaborasi dan koordinasi antarlini yang berkesinambungan, baik dalam proses pemasaran produk, pemilihan risiko, pengelolaan klaim dan recovery, serta penempatan risiko di reasuransi facultative, maupun treaty. "Pelaksanaan hal-hal tersebut di atas secara konsisten dan didukung oleh iklim kemaritiman yang semakin kondusif diharapkan dapat menjaga tren positif pertumbuhan premi dan hasil underwriting asuransi rangka kapal (marine hull) Asuransi Jasindo hingga akhir 2021," tutupnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT