26 November 2021, 20:36 WIB

Pertamina Targetkan Pembangkit EBT 3,2 GW Terpasang di 2022 


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

PERTAMINA Subholding Power & NRE (Pertamina NRE) menargetkan pembangkit dari energi baru terbarukan (EBT) dengan total kapasitas terpasang 3,2 gigawatt (GW) pada tahun depan. 

Pertamina NRE sendiri memiliki bisnis yang mencakup gas to power, geothermal yang dikelola oleh anak usahanya dan Pertamina Geothermal Energy (PGE). 

Kapasitas terpasang yang mencapai 3,2 GW itu tercatat akan meningkat 61% dari target tahun ini. Target tersebut terdiri dari 1,8 GW gas to power, 908 megawatt (MW) geothermal, dan 480 MW dari EBT 

“Pertamina NRE mengejar pertumbuhan untuk mencapai aspirasi 10 GW di 2026," ungkap Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi dalam keterangan resmi, Jumat (26/11). 

Untuk mencapai pertumbuhan tersebut, pengembangan bisnis dan investasi akan dilakukan Pertamina NRE melalui optimalisasi peluang di internal maupun eksternal perusahaan. 

Baca juga : OJK Perkuat Sinergi Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional 

Dicky menambahkan, internal Pertamina menjadi sasaran utama dalam rangka memenuhi komitmen Pertamina menurunkan emisi karbon 29% di 2030. 

Potensi kapasitas untuk beralih ke penggunaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di internal Pertamina diproyeksikan mencapai 500 MW hingga dua tahun ke depan. Salah satu proyek penyediaan PLTS internal Pertamina antara lain di wilayah kerja Rokan yang potensinya mencapai 200 MWp, di mana sebesar 40 MWp ditargetkan akan beroperasi di tahun 2022. 

Proyek PLTS internal Pertamina lainnya itu antara lain di Terminal BBM Tanjung Uban, Terminal BBM Pulau Sambu, dan Terminal LPG Tanjung Sekong yang potensi kapasitasnya mencapai 5 MWp serta 8 MWh battery energy storage system (BESS). 

Sedangkan, optimalisasi peluang eksternal Pertamina dilakukan antara lain melalui sinergi BUMN, sinergi dengan instansi pemerintah dan perguruan tinggi, commercial and industry (C&I), konsumen ritel, serta merger dan akuisisi. (OL-7)

BERITA TERKAIT