26 November 2021, 17:08 WIB

Desa Binaan Astra Siap Ekspor Biji Kopi Ke Belanda


Mohamad Farhan Zhuhri | Ekonomi

DESA Muncar di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah satu dari 14 desa yang dibina Astra melalui Desa Sejahtera Astra (DSA) yang terletak di dataran tinggi Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, dan Gunung Prau, menghasilkan produk biji kopi robusta yang saat ini telah dikenalkan ke Belanda.

Kopi yang dipromosikan ke 'Negeri Kincir Angin' tersebut memiliki kualitas yang bagus dengan harga lebih dari Rp40.000 per kilogram, lebih tinggi dari harga di level petani yang biasanya hanya Rp26.000 per kilogram, sehingga dapat menambah pendapatan para petani kopi.

Hingga tahun 2021, pendapatan petani setempat mengalami kenaikan dari hasil produksi kopi. Para petani memperoleh pendapatan hingga Rp30 juta per tahun.

“Tekad saya untuk mengangkat martabat Temanggung melalui DSA. Dengan kemauan dan kerja keras para penduduk dan dukungan Astra, DSA Temanggung mulai memproduksi kopi dengan berbagai varian,” ujar tokoh penggerak DSA Temanggung Sofiyudin Achmad kepada para peserta Workshop Lingkungan 2021 yang diadakan secara virtual oleh Astra pada hari ini (26/11).

Desa Sejahtera Astra merupakan kontribusi sosial berkelanjutan Astra yang fokus pada pemberdayaan kewirausahaan di tingkat desa sesuai dengan potensi desa masing-masing.

Warga desa diberikan pendampingan mulai dari pelatihan, bantuan prasarana, hingga fasilitas modal dan pemasaran produk, bahkan di antaranya sampai ke pasar ekspor.

Dukungan Astra Untuk DSA Temanggung

Sejak dibina Astra tahun 2018, jumlah masyarakat terpapar program DSA hingga tahun 2021 mencapai 5.500 orang dari hanya sekitar 200 orang pada tahun 2018. Penyerapan tenaga kerja tahun 2021 juga meningkat menjadi 80 orang dari semula hanya 20 orang pada tahun 2018.

“Pada 2020, Astra bersama masyarakat mulai memperluas produk turunan dan menggencarkan promosi kopi baik secara daring maupun luring," kata Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk, Boy Kelana Subroto.

"Pada 2021, dilakukan perluasan buyer kopi beragam rasa, promosi dan penjajakan ekspor kopi ke Belanda hingga memperluas DSA dan mitra binaan dari awalnya 3 desa pada 2018 menjadi 14desa di 2021,” jelas Boy Kelana Subroto.

Secara keseluruhan hingga 2021, Astra telah memaparkan berbagai program melalui 930 DSA kepada sekitar 104.311 orang di seluruh Indonesia, menciptakan tenaga kerja baru sebesar 16.345 orang, dan meningkatkan pendapatan rata-rata sebesar 70% di seluruh Indonesia.

Hingga kini terdapat 4 klaster produk yang dihasilkan DSA, yakni klaster kopi, klaster agrikultur, olahan dan komoditas, klaster kelautan dan perikanan tangkap, serta klaster wisata, kreatif, budaya. (Far/OL-09)

BERITA TERKAIT