25 November 2021, 20:16 WIB

Minta Persiapan G20 Bali Ditangani Serius, Luhut : Jangan Ngomong Saja


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

MENKO Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, memimpin Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Acara Presidensi G20 2022 di Nusa Dua Bali, Kamis siang (25/11).

Dia meminta seluruh pejabat yang terlibat dalam persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali nanti, harus dikerjakan serius. Rapat ini dihadiri oleh para pejabat dari Kementerian Luar Negeri, Sekretariat Negara, Kementerian Kesehatan, TNI, Polri dan lainnya.

“Kami mau memastikan kelancaran 182 kegiatan pada rangkaian KTT G20 di 2022 yang akan diselenggarakan di berbagai lokasi. Untuk itu, saya minta persiapan yang matang di berbagai aspek,” kata Luhut dalam keterangan resmi, Kamis (25/11).

Dia meminta K/L terkait agar membuat standar layanan acara pada masing-masing bidang yang dapat diaplikasikan pada rangkaian kegiatan G20.

Baca juga: Mendagri Tegur Pemda yang Realisasi Belanja APBD Rendah

“Kita di sini kerja tim. Saya minta semua yang hadir hari ini jangan hanya omong-omong saja, semua harus pasang target. Kesuksesan mencapai target itu ukuran suksesnya nanti,” tambahnya

Terkait dengan pelaksanaan protokol kesehatan selama kegiatan, Menko Marves meminta agar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin terlibat dalam persiapan G20 di Bali, sesuai Keputusan Presiden No.12 Tahun 2021 tentang Panitia Nasional Penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia 2022.

Budi pun menyampaikan bahwa dirinya telah mengarahkan agar panitia dapat memberikan rasa aman kepada para peserta G20.

“Rasa aman tentu pada bidang kesehatan. Kita harus bisa menunjukkan bahwa protokol kesehatan dilaksanakan dengan ketat," janjinya.

Dia menjelaskan bahwa pihaknya tengah menyiapkan panduan tertulis untuk para peserta KTT terkait dengan pelaksanaan protokol kesehatan, mulai dari kedatangan para peserta, selama perhelatan acara, sampai dengan saat kepulangan.

“Kami sedang berkoordinasi agar ada standar minimum pelayanan kesehatan untuk masing-masing meeting dapat terlaksana,” ucap Menkes.

Terkait dengan publikasi acara, Luhut kemudian meminta Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, agar mempersiapkan dengan seksama.

“Saya minta pengaturannya betul-betul. Jangan sampai apa yang sudah kita buat itu tidak didengar orang banyak. Saya sampaikan pada anda, bahwa teknik kita memberikan penjelasan itu sangat penting,” tutupnya.(OL-4)

BERITA TERKAIT