25 November 2021, 12:07 WIB

Kementan Siapkan Strategi Program Aksi demi Memajukan Dunia Pertanian


mediaindonesia.com | Ekonomi

KEPALA Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan strategi program aksi demi memajukan dunia pertanian. Di antaranya adalah regenerasi sumber daya manusia berkelanjutan dan penguatan penyelenggaraan penyuluhan pertanian.

"Strategi program aksi pengembangan SDM pertanian adalah regenerasi SDM berkelanjutan, penguatan profesionalisme, dan kompetensi penyuluh baik ASN, swasta, maupun swadaya," kata Dedi dalam keterangan yang diterima Media Indonesia, Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: 1.000 Batang Pohon Penghijauan Ditanam di DTA Waduk Duriangkang

Strategi lainnya adalah penguatan penyelenggaraan penyuluhan pertanian berbasis inovasi ilmu pengetahuan dan rekayasa teknologi, pengembangan infrastruktur, digitalisasi, dan modernisasi pertanian. Hal itu dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 40 Tahun 2020.

"Penguatan kapasitas penyuluh swadaya dan swasta dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan, baik mengenai manajemen dasar, penyuluhan pertanian, kewirausahaan, teknis," lanjut dia.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, peran penyuluh tidak bisa dianggap enteng. Hal tersebut ia sampaikan melalui Lokakarya & Rakernas Perhiptani 2021, Rabu (24/11/2021) kemarin yang adakan secara online dan ofline dari ruang AWR Kementerian Pertanian.

"Penyuluh adalah garda terdepan dalam pertanian. Oleh karena itu, penguatan harus dilakukan. Karena penyuluh harus memastikan produksi pertanian tidak berhenti," katanya.

Lokakarya & Rakernas Perhiptani 2021 itu diikuti sekitar 400 peserta. Penyuluh pertanian swadaya adalah pelaku Utama yang berhasil dalam  usahanya atau warga masyarakat yang mau dan mampu menjadi penyuluh.
Penyuluh pertanian swasta berasal dari dunia usaha, lembaga, atau perseorangan yang mempunyai kompetensi dalam bidang penyuluhan. (RO/A-3)

 

BERITA TERKAIT