24 November 2021, 15:21 WIB

Jokowi Segera Groundbreaking Proyek Aluminium Smelter di Kalimantan Utara


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama proyek Greenfield Aluminium Smelter di Kalimantan Utara.

Ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam webinar Economic Outlook 2022, Rabu (24/11). Dia menyebut, proyek tersebut bekerjasama dengan perusahaan Uni Emirat Arab (UEA). "Nanti ada green industry park. Bakal di groundbreaking oleh presiden pada 16 Desember di Kalimantan Utara," kata Luhut.

Kerja sama proyek tersebut diketahui sudah diutarakan sejak Januari 2020. Selain itu, Luhut menambahkan, komitmen bisnis dengan UEA pun terus berlanjut.

Hasil kunjungan Jokowi ke Uni Emirat Arab pada November lalu pun menghasilkan komitmen investasi sebesar US$44,6 miliar di berbagai bidang.

"Saya kira ini semua berjalan hilirisasi dengan (sektor) green energy. Sebagian investasi hasil kunjungan UEA itu kebanyakan ke SWF Indonesia (Sovereign Wealth Fund). Itu sangat kredibel," jelas Luhut.

Menko Marves menuturkan, pemerintah juga membuka banyak peluang investasi melalui proses penyederhanaan perizinan sebagai implementasi dari Undang-Undang Cipta Kerja.

Melalui penyederhanaan perizinan berusaha ini, lanjutnya, pemerintah optimistis dapat memperbaiki iklim investasi di Indonesia sehingga dapat menarik investor lebih banyak lagi ke Indonesia.

Pada Januari 2020, UEA meneken 11 perjanjian bisnis dengan Indonesia dengan total estimasi nilai investasi sebesar US$22,89 miliar.

Diketahui salah satu komitmen bisnis itu ialah adendum MoU antara Emirates Global Aluminium (EGA) dan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) yang akan membangun proyek Greenfield Aluminium Smelter di Kalimantan Utara berkapasitas 500-1.000 kilo tonnes per annmum (ktpa). (OL-12)

BERITA TERKAIT