15 November 2021, 16:21 WIB

Indeks Pembangunan Manusia Meningkat 0,49%


Fetry Wuryasti |

BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia di 2021 mencapai 72,29, meningkat 0,35 poin (0,49%) dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang sebesar 71,94.

Selama 2010 hingga 2021, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia rata-rata meningkat sebesar 0,76 persen. Peningkatan IPM 2021 terjadi pada semua dimensi, baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak.

Baca juga: Covid-19 Mulai Terkendali, Jakarta Siap Tingkatkan Investasi

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan dimensi hidup layak yang diukur berdasarkan rata-rata pengeluaran riil per kapita (yang disesuaikan) pada 2021 meningkat 1,30%.

Kondisi ini berbeda dengan peningkatan IPM 2020 yang hanya didukung oleh peningkatan pada dimensi umur panjang dan hidup sehat dan dimensi pengetahuan, sedangkan dimensi standar hidup layak mengalami penurunan.

"Peningkatan IPM pada 2021 ini didorong oleh seluruh dimensi pembentuknya yang mengalami peningkatan. Sementara pada tahun lalu, dimensi standar hidup layak mengalami penurunan," kata Margo dalam paparannya, Senin (15/11).

Pada dimensi pendidikan, penduduk berusia 7 tahun memiliki harapan lama sekolah (dapat menjalani pendidikan formal) selama 13,08 tahun, atau hampir setara dengan lamanya waktu untuk menamatkan pendidikan hingga setingkat Diploma I.

Angka ini meningkat 0,10 tahun dibandingkan tahun 2020 yang mencapai 12,98 tahun. Sementara itu, rata-rata lama sekolah penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,06 tahun, dari 8,48 tahun menjadi 8,54 tahun pada tahun 2021.

Sedangkan pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, bayi yang lahir pada tahun 2021 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 71,57 tahun, lebih lama 0,10 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT